RiderTua.com – Apa kabar Bro-Sis pembaca RiderTua. Toprak Razgatlioglu bersinar pada hari Jumat di GP Brasil. Rookie tim Pramac Yamaha itu berhasil menempati posisi ke-3 dalam sesi pra kualifikasi sehingga langsung lolos ke Q2. Namun sayangnya dalam kualifikasi Sabtu pagi, dia hanya mampu mengamankan posisi ke-12 di grid atau posisi terakhir di Q2 tertinggal 1,012 detik dari peraih pole position Fabio Di Giannantonio.
Dalam sprint race 15 lap, Toprak start dengan buruk yang membuatnya ter’lempar’ ke posisi paling belakang. Meskipun sempat naik beberapa posisi, tapi di lap-lap terakhir dia kembali kehilangan posisi. Pada akhirnya juara dunia WSBK 3 kali itu hanya mampu finis di posisi ke-18 atau kedua dari belakang tertinggal 23 detik dari pemenang Marc Marquez (Ducati). Dia finis tepat di depan rekan setimnya Jack Miller yang secara mengejutkan finis paling buncit kali ini…
Toprak Razgatlioglu: Aneh! Rasanya Seperti Menggunakan Ban yang Sudah Berumur 5 Tahun

Toprak Razgatlioglu mengungkapkan, “Ini sangat aneh. Saya mengalami masalah yang sama di GP Thailand. Saya tidak bisa menjelaskannya. Saya full gas pol. Saat saya melepaskan kopling, motor saya kehilangan power. Saya tidak mengerti mengapa itu terjadi. Setelah start, saya mencoba mengejar pembalap lain. Tapi itu mustahil.”
“Di atas motor, rasanya seperti menggunakan ban berumur 5 tahun. Sungguh aneh. Di trek lurus, bagian depan motor menjadi sangat tidak stabil. Saya berkendara seperti sedang membalap di lintasan basah. Saya sama sekali tidak menikmatinya,” imbuh rider asal Turki itu.
Feel baik dari hari Jumat tiba-tiba lenyap begitu saja. “Feelnya sangat aneh, tidak terasa seperti hari Jumat. Semuanya telah berubah. Mungkin itu karena bannya atau mungkin karena set-upnya,” jelas rider berusia 29 tahun itu.

Menariknya, masalah tersebut hanya dialami 2 pembalap tim Pramac yakni Toprak dan Miller. Sementara 2 pembalap tim pabrikan Yamaha Fabio Quartararo dan Alex Rins justru tampil cukup kompetitif. Quartararo finis ke-6 dan Rins ke-13.
Toprak menjelaskan, “Pembalap Yamaha lainnya memakai motor yang sama. Fabio tampil sangat bagus. Alex Rins juga tidak buruk. Hanya Jack dan saya yang memiliki masalah ini. Jack mengalami masalah yang sama. Saya mengamatinya. Ban depannya sering selip, motornya tidak mau melambat dengan baik saat pengereman, ban belakang tidak punya grip, semuanya sangat aneh, dan saya tidak tahu apa penyebabnya.
Akibatnya Toprak harus bekerja ekstra keras agar bisa merampungkan balapan dengan baik. “Tim akan menyelidiki semuanya. Saya mencoba mengendarai motor, tetapi dengan kondisi seperti ini rasanya mustahil. Selama balapan, saya bahkan takut untuk menggunakan rem depan,” ungkapnya.
Race hari Minggu diperkirakan akan diguyur hujan. Toprak menanggapinya dengan humor bernada sarkastik. “Saya berharap hujan dan mungkin ‘sesuatu’ yang lebih dari sekadar hujan,” pungkas anak asuh Kenan Sofuoglu itu sambil tersenyum.
Hingga 3 balapan pertama, Toprak belum juga mencetak poin begitu juga dengan Miller.









