RiderTua.com – Buat Bro-Sis yang nongkrong di RiderTua. Fabio Quartararo finis di posisi ke-6 tertinggal 7,7 detik dari pemenang Marc Marque (Ducati) dalam sprint race di Brasil. Saat balapan selama 15 lap berlangsung, dia sempat menyalip Marquez dan berada di posisi ke-2. Namun dia punya sedikit peluang untuk mempertahankan posisinya..
“Jujur, saya tidak peduli di mana saya akan finis. Yang penting saya bisa menyalip Marc yang sekarang menjadi tolok ukur dan idola ketika saya masih kecil, itu sangat berarti bagi saya karena saya merasa saya belum kehilangan kemampuan membalap saya. Saya tahu potensi saya di atas motor dan bahkan jika dia menyalip saya di tikungan berikutnya, saya tidak peduli. Tetapi setidaknya saya tahu di mana posisi saya,” jelas Quartararo.
Fabio Quartararo: Bisa Menyalip Marc Marquez Sangat Penting Bagi Saya, Itu Artinya Saya Belum Kehilangan Kemampuan

Fabio Quartararo berhasil menempati posisi ke-4 dalam kualifikasi di GP Brasil. Hasil ini menunjukkan bahwa mesin V4 baru Yamaha punya potensi besar menjadi salah satu motor kompetitif di grid.
“Jujur, pagi ini saya cukup terkejut. Bukan soal catatan waktu, tetapi lebih ke posisi akhir yang kami dapatkan.Β Kemudian di Sprint, saya berhasil melakukan start yang cukup bagus. Sepanjang akhir pekan termasuk juga di Thailand, kami kesulitan saat start. Tetapi hari ini saya berhasil melakukan start yang bagus,” jelas rider asal Prancis itu.
Start bagus membuka jalan bagi Quartararo untuk tampil agresif di lap-lap awal. Namun kemudian dia disalip oleh Marc Marquez, Marco Bezzecchi, Jorge Martin, dan Ai Ogura. Jelas ini sebuah peningkatan yang sangat signifikan, mengingat Quartararo hanya finis ke-16 tertinggal 15,1 detik dari pemenang Pedro Acosta.

Rider berusia 26 tahun itu menjelaskan, “Saya sangat menikmatinya, terutama bagian pertama balapan. Kami tahu bahwa kami terlalu menekan ban, top speed kami juag masih kurang dan masih banyak area lain yang harus kami tingkatkan. Tapi saya rasa ini adalah hari yang positif bagi kami.”
“Saya harap ini akan memberi tim Yamaha motivasi tambahan untuk menemukan solusi. Karena saya sebagai pembalap tahu potensi saya, saya tahu di mana posisi saya. Jika Yamaha bekerja dengan sangat baik, saya yakin kita bisa membuat kemajuan besar. Saya tidak tahu posisi berapa yang realistis, karena di Thailand saya sudah gas pol hingga limit tapi kami hanya finis di posisi 14 dalam race utama. Hari ini saya finis ke-6. Jadi akan ada banyak naik turun. Tetapi setidaknya kami sudah memberikan yang terbaik,” pungkas Quartararo.

Rekan setimnya Alex Rins finis di posisi 13 tertinggal 15 detik di belakang pemenang Marc Marquez. Sementara 2 pembalap tim Pramac, Toprak Razgatlioglu dan Jack Miller finis di posisi 18 dan ke-19. Ironisnya, ketiga pembalap Yamaha ini gagal mencetak poin dalam sprint di Brasil.








