Home MotoGP Alex Marquez Masih 0 Poin: Tetap Tenang, Jangan Panik, dan Terus Bekerja...

    Alex Marquez Masih 0 Poin: Tetap Tenang, Jangan Panik, dan Terus Bekerja Keras

    Alex Marquez
    Alex Marquez

    RiderTua.com – Halo Sobat RiderTua di mana pun berada. Start dari posisi ke-7, awalnya Alex Marquez bertahan di posisi ini hingga lap ke-3. Kemudian rider Gresini Ducati itu turun ke posisi ke-8 setelah disalip Joan Mir. Dia mencoba memperkecil gap tapi Alex melakukan kesalahan yang membuatnya crash dan gagal finis di lap ke-22 atau usai kakaknya Marc Marquez gagal finis karena masalah ban. Alex gagal mencetak poin dalam balapan pembuka musim di Thailand tahun ini, setelah sebelumnya dia hanya finis ke-11 tanpa poin dalam sprint race hari Sabtu.

    Usai balapan Alex Marquez mengatakan, “Yah, saya rasa pada dasarnya seluruh balapan hanya tentang mencoba bertahan dan tidak membuat kesalahan. Saya hanya ingin mempertahankan ritme yang konsisten. Tetapi pada akhirnya, saya berkata pada diri sendiri bahwa kami harus gas pol lebih keras. Jika tidak, maka kami akan disalip banyak pembalap. Feel terhadap bagian depan motor tidak pernah benar-benar bagus, sulit untuk mengerem motor di beberapa tempat. Tepat pada saat itu, saya membuat kesalahan kecil yang bodoh. Saya sedikit melebar lalu bagian depan selip.”

    Alex Marquez Masih 0 Poin: Tetap Tenang, Jangan Panik, dan Terus Bekerja Keras

    Alex Marquez - Hasil Tes Pramusim MotoGP Sepang 2026
    Alex Marquez -Hasil Tes Pramusim MotoGP Sepang 2026

    Alex Marquez melanjutkan, “Ini bukan awal yang kami inginkan, tetapi kami harus terus maju dan tetap positif. Kondisi ban menyebabkan banyak masalah bagi kami di sini. Masih ada 21 balapan lagi. Jadi tetap tenang, jangan panik, dan terus bekerja keras.”

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Apakah penyebab crash ada kemungkinan dengan penurunan performa ban? “Ya, seperti orang lain saya juga berpikir begitu. Tapi masalah kami adalah saya tidak bisa berbelok dengan benar dan tidak bisa mengerem motor pada saat yang tepat. Itu memperburuk masalah karena ban mengalami degradasi. Saya merasa bersalah pada tim, karena posisi ke-8 bukanlah hasil yang buruk dalam keadaan seperti ini. Tapi itulah yang terjadi, kita harus terus maju,” jawab rider berusia 29 tahun itu.

    Untuk pertama kalinya sejak 2021, tidak ada Ducati yang naik podium di GP Thailand. Menurut Alex Marquez, penyebab utamanya adalah kondisi ekstrim di Thailand. Di Buriram, digunakan versi ban belakang yang tahan panas dengan konstruksi kaku, yang hanya digunakan di beberapa Grand Prix saja.

    Hasil Tes MotoGP Thailand 2026 BURIRAM - Alex Marquez
    Alex Marquez

    Alex menjelaskan, “Kita lihat apa yang terjadi di balapan selanjutnya. Saya perkirakan dan saya duga, itu adalah situasi khusus. Kami merasakan hal yang sama di Indonesia, di sana karkasnya sama atau mirip. Kita tidak boleh panik. Kita harus bekerja, tetapi saya pikir kita masih punya banyak potensi.”

    “Persaingan menjadi jauh lebih ketat. Pabrikan lain meningkat pesat. Karena itulah kami sering berkendara mendekati limit dan menimbulkan lebih banyak masalah. Tetapi pada dasarnya, itu karena saya tidak bisa membelokkan motor sesuai keinginan saya. Di situlah muncul banyak kesulitan. Kami merasakan hal yang sama di Indonesia. Kami harus mengubah sesuatu, kembali ke ban standar kami, dan menjalani akhir pekan yang lebih stabil mulai di Brasil,” imbuh rider asal Cervera Spanyol itu.

    Mengapa Desmosedici tidak cocok dengan karkas ban yang lebih kaku? “Saya selalu mengalami masalah ketika memakai cakram rem 355 mm. Itu poin pertama. Dan poin kedua adalah ban ini menghasilkan banyak dorongan dari belakang saat berbelok. Semua itu menyebabkan banyak masalah bagi saya secara pribadi. Kita harus menganalisis semuanya. Bukan cuma dua faktor itu saja, kita masih harus mengidentifikasi masalah terbesarnya. Tetapi itu jelas sama sekali tidak membantu saya,” jawab Alex.

    Alex Marquez
    Alex Marquez

    Dalam upaya mengatur ban dalam kondisi panas ekstrim, tim juga mencoba melakukan penyesuaian salah satunya pada ride height device. Seperti beberapa pembalap lainnya, Alex berusaha untuk tidak mengaktifkannya pada saat-saat kritis dalam upaya untuk menghemat ban. “Ya, kami sedikit bereksperimen untuk menghindari ban belakang terlalu panas,” pungkas rekan setim Fermin Aldeguer itu.

    Balapan berikutnya akan digelar di Sirkuit Ayrton Senna Brasil pada 20-22 Maret mendatang.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini