RiderTua.com – Valentino Rossi dan Leg Wave.. Bro-Sis pembaca RiderTua sekalian, Lutut diseret di aspal (Knee Down) mungkin biasa, tapi kaki menjulur saat ngerem itu beda cerita! Inilah yang disebut ‘Leg Dangle/Wave, warisan peninggalan Rossi di MotoGP yang paling ikonik..
βΆDaftar Isi
Menolak Lupa: Leg Dangle, Warisan Valentino Rossi yang Tak Tergantikan
Bagi penggemar MotoGP pasti akrab dengan pemandangan spektakuler saat pembalap melaju hingga batas kemampuan dan titik paling ekstrem, lutut mereka menggesek aspal (knee down), bahu mereka mepet tikungan (shoulder down) dan lalu ketika mengerem keras, satu kaki tiba-tiba menjulur ke samping motor. Namun, kenapa pembalap kelas utama melakukan itu?
Apa yang terlihat spektakuler, dan mirip akrobatik, ternyata bukan sekedar aksi untuk tontonan, tetapi teknik penting yang memberi kontrol maksimal, stabilitas, dan keamanan tertinggi…

Jack Miller Melamar Pacarnya dengan ‘Knee Down’, dan Jawabnya?
Jawaban Adriana: Sejuta Kali Ya....! Pebalap Ducati itu mengumumkan bahwa dia telah…

Sejarah Knee Down di MotoGP
Tradisi lutut menyentuh aspal muncul pada awal 1970-an. Saat itu pembalap masih duduk lebih tegak dan menempatkan tubuh di tengah motor. Ada pembalap seperti Jarno Saarinen dan, terutama, Kenny Roberts Sr. perubahan cara berfikir dimulai, dan membawa gaya balap ke arah yang berbeda…
Mereka secara sengaja menggeser tubuh mereka ke tikungan, benar-benar menggantung di motor dan memakai lutut sebagai titik sentuh dengan lintasan… Gaya balap baru ini mengubah dunia balap motor selamanya dan menjadi standar di MotoGP saat ini…
Bisa dikatakan lutut (Knee) saat ini berfungsi sebagai sensor alami bagi pembalap. Meraka bisa merasakan dengan tepat seberapa miring motor dan berapa sisa batas yang tersedia. Di saat yang sama, pusat gravitasi berpindah ke dalam tikungan sehingga motor tidak perlu terlalu miring pada kecepatan yang sama. Dengan teknik ini pembalap bisa meningkatkan daya cengkeram, membuat kecepatan tikungan naik, dan menjaga stabilitas tetap optimal…

Ini Penjelasan Manfaat ‘Leg Wave’ Ala Valentino Rossi
Ini Penjelasan Manfaat 'Leg Wave' Ala Valentino Rossi

Leg Dangle dan Revolusi Tikungan ala Rossi
Selain lutut yang menyentuh aspal.. gerakan menjulurkan kaki saat pengereman juga mencuri perhatian. Teknik ini terutama digunakan di zona pengereman keras, terutama setelah trek lurus panjang..
Rossi membuat teknik ini mendunia pada 2005 di GP Spanyol lewat manuver overtake legendarisnya. Sejak momen itu, hampir semua pembalap MotoGP ikut menggunakannya.
Alasan utamanya adalah peningkatan stabilitas saat pengereman. Merentangkan kaki menggeser pusat gravitasi tubuh, membuat motor lebih stabil dan membantu pembalap mengendalikan gaya pengereman ekstrem dengan lebih baik. Selain itu, kaki yang diregangkan juga memiliki efek aerodinamis, bertindak seperti parasut kecil yang mengurangi beban pada tubuh dan membantu pengereman.

Fungsi Utama Leg Wave /Leg Dangle:
- Air Brake: Kaki yang menjulur menciptakan hambatan angin (aerodinamika) yang membantu pengereman.
- Pusat Gravitasi: Memindahkan pusat gravitasi ke bawah dan ke dalam tikungan agar motor lebih stabil saat melakukan pengereman keras (hard braking).
- Efek Pendulum: Menstabilkan guncangan roda belakang agar tidak terlalu bergoyang saat direm secara mendadak.
Kedua teknik ini membantu pembalap mengendalikan motor dengan presisi tinggi, melibas tikungan dengan kecepatan lebih besar, dan tetap stabil meski berada di batas kemampuan..
Kalau Rossi punya ‘Leg Wave’, Marc Marquez punya ‘The Save’. Inilah peninggalan Marc Marquez yang bikin definisi ‘jatuh’ di MotoGP harus ditulis ulang. Sementara sikut bukan lagi buat gaya, tapi buat nyawa!
Menurut kalian, Siapa rider saat ini yang paling sempurna pakai teknik ini?

Cedera Datang di Momen Salah, tapi Marc Marquez Sudah βOn Fireβ Lagi Berkat Ducati
Sudah bukan rahasia lagi bahwa 2025 adalah tahunnya Ducati.. sekali lagi, dan…
Valentino-Rossi di Mandalika 2026..kayaknya leg wave dipakai juga.. π
Like racing in Mandalika ππ pic.twitter.com/9yuDX72u7u
β Valentino Rossi (@ValeYellow46) February 6, 2026






