RiderTua.com – Halo sobat pembaca RiderTua, sebelumnya Ertiga diketahui tidak mencatatkan pengiriman unit sama sekali sejak April hingga November tahun lalu. Mungkin inilah yang membuat stok tahun 2025 masih tersedia, dan sejumlah tenaga penjual dikabarkan memberikan diskon untuk model ini….
Ertiga Mendapat Diskon Untuk Model Produksi 2025
Meski Suzuki mengandalkan lini model SUV miliknya, mereka masih menjual model jenis lainnya. Terutama MPV Ertiga yang sudah dijual lebih dari satu dekade, tapi belakangan ini modelnya tidak bisa mencatatkan hasil penjualan sebagus dulu. Bahkan dari bulan April hingga November 2025, tidak ada satupun unitnya yang didistribusikan ke konsumen.

Sehingga masih ada stok tahun lalu yang tersisa di sejumlah dealer, dan tenaga penjual menghadirkan potongan harga sebesar Rp 32 juta. Ini hanya berlaku untuk varian GX produksi 2025, dan harga barunya mencapai Rp 285,9 juta (OTR Jakarta), dan harga ini masih sedikit terjangkau dari varian hibridanya. Walau kedengarannya seperti menghabiskan unit tahun lalu, ini dilakukan untuk meningkatkan penjualannya.
Ertiga memang sudah menjadi andalannya selama ini, tapi sepertinya penjualannya terpengaruh oleh kehadiran Fronx sejak akhir Mei lalu. Belum lagi dengan persaingan cukup ketat di segmen LMPV, dimana Toyota Avanza hingga Mitsubishi Xpander masih mendominasi. Belum lagi kehadiran Veloz HEV yang menghadirkan teknologi full hybrid, sementara Ertiga masih memakai mild hybrid (MHEV).

Persaingan Antar LMPV
Berbicara soal Avanza dan Xpander, kebetulan keduanya juga mendapat diskon, walau dengan potongan harga mencapai Rp 23 juta dan Rp 15 juta. Kalau melihat dari variannya, Ertiga dibanderol lebih terjangkau dari kedua rivalnya tersebut, tapi penjualannya terus mengalami penurunan sepanjang tahun lalu. Seakan Suzuki sudah tidak bisa berbuat apapun untuk meningkatkan penjualannya hingga akhir tahun 2025.

Walau demikian, Suzuki masih tetap menawarkan mobil LMPV unggulannya ini kepada konsumen Indonesia. Mereka juga selalu siap untuk mengirimkan unitnya bagi mereka yang tertarik dengan model ini. Nampaknya mereka tidak ingin Ertiga bernasib serupa dengan Baleno yang sudah dihentikan penjualannya sejak awal tahun lalu.






