RiderTua.com – Jorge Martin datang ke Misano sebagai pemimpin klasemen dengan perolehan 256 poin atau hanya unggul tipis 19 poin atas Marc Marquez (Ducati) yang berada di peringkat 2. Sementara Marco Bezzecchi bertekad untuk mempertahankan momentum usai meraih dua podium di Aragon. Saat ini MarcoBezz berada di peringkat 3 tertinggal 24 poin dari Martin dan terpaut hanya 5 poin dari Marquez.
“Menempati puncak klasemen memang penting bagi seluruh tim Aprilia. Namun kami sudah melihat bahwa dengan selisih poin yang tipis, hal itu bukanlah prioritas utama maupun faktor penentu. Kami harus tetap fokus pada pekerjaan kami. Saya tidak sabar untuk kembali menunggangi RS-GP26 dan memberikan performa terbaik di balapan kandang Aprilia nanti,” tegas rider berjuluk Martinator itu.
Jorge Martin dan Marco Bezzecchi: Kami Suka Sirkuit Misano

Jorge Martin melanjutkan, “GP Misano selalu terasa istimewa, saat kita menjadi bagian dari tim Italia. Bersama Aprilia dan para penggemar, saya yakin ini akan menjadi balapan akhir pekan yang luar biasa. Kami tiba di sirkuit yang saya sukai, setelah melakukan pekerjaan dengan baik di Aragon dan dengan target yang jelas.”
Meskipun belum sepenuhnya pulih dari cedera, Marco Bezzecchi berhasil meraih dua podium di Aragon. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa dia tetap mampu bersaing di barisan depan dan memberinya kepercayaan diri tambahan menjelang balapan kandang.
“Saya sangat senang bisa balapan di Misano. Akan sangat menyenangkan bisa bertemu kembali dengan semua penggemar kami, meskipun akhir pekan ini pasti akan sangat sibuk. Saya tidak sabar untuk kembali turun ke lintasan dengan RS-GP26,” ujar rider asal Rimini Italia itu.
Sebagai informasi, menjelang balapan akhir pekan di Misano Marco Bezzecchi, Jorge Martin, dan Lorenzo Savadori (tes rider Aprilia) mengunjungi pabrik baru Moto Guzzi di Mandello del Lario untuk menghadiri acara ‘Moto Guzzi World Days 2026’. Bezzecchi dan Savadori juga berpartisipasi dalam parade dari Lecco menuju Mandello del Lario, dimana Bezzecchi mengendarai V7 Sport dan Savadori mengendarai Stelvio.

Dengan 9 seri atau 18 balapan yang tersisa hingga akhir musim, perebutan gelar dunia masih terbuka lebar. Balapan kandang ini menjadi kesempatan besar bagi Aprilia untuk kembali tampil sebagai salah satu penantang utama di depan para pendukungnya sendiri. Selain itu, Aprilia akan menghadapi dua tantangan sekaligus di Misano. Pertama, menjaga konsistensi Martin sebagai pemimpin klasemen. Kedua, memastikan Bezzecchi terus menunjukkan performa terbaiknya usai pulih dari cedera.












