Home Formula 1 Max Verstappen Kecewa Usai Kualifikasi GP Italia: Soroti Masalah Daya Cengkeram, Mobil...

Max Verstappen Kecewa Usai Kualifikasi GP Italia: Soroti Masalah Daya Cengkeram, Mobil Red Bull ‘Bukan Lagi yang Penurut’

Max Verstappen
Max Verstappen

RiderTua.com – Max Verstappen kecewa pada sesi kualifikasi GP Italia di Monza, mobil Red Bull-nya kehilangan daya cengkeram. Max harus menerima kenyataan bahwa akhir pekan Grand Prix Italia sejauh ini belum berjalan sesuai harapan. Setelah jalani kualifikasi yang penuh persoalan, pembalap Red Bull tersebut hanya mampu akhiri sesi di posisi kelima. Yang lebih membuatnya kecewa, persoalan utama justru kembali muncul pada mobil yang sebelumnya sempat terasa jauh lebih baik.

β–ΆDaftar Isi

Masalah Red Bull Kembali Muncul,Β  Max Verstappen Kecewa

Verstappen kembali suarakan keluhannya melalui radio tim selama kualifikasi GP Italia. Juara dunia empat kali itu memang sudah beberapa kali ungkapkan masalah yang dirasakannya ketika berada di dalam mobil, dan sesi di Monza kembali memperlihatkan situasi serupa.

Kali ini, persoalannya bukan hanya hasil akhir. Kesulitan yang dirasakan Verstappen cukup besar sampai ia sempat keluar dari mobil pada pertengahan Q1. Di sisi lain, mekanik Red Bull terlihat memeriksa sejumlah elemen mobil sambil membicarakan berbagai kendala yang muncul.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa Red Bull masih harus memahami apa yang sebenarnya terjadi pada mobil Verstappen. Terlebih, persoalan itu kembali muncul ketika pembalap asal Belanda tersebut sebenarnya merasa sudah temukan arah yang lebih baik.

Hasil Kualifikasi F1 GP Italia 2026
Hasil Kualifikasi F1 GP Italia 2026

Kecepatan Rendah Jadi Persoalan

Setelah jalani putaran terakhir Q3 yang terganggu, Verstappen memberikan penjelasan kepada Sky Sports. Menariknya, menurut Verstappen, gangguan pada putaran terakhir tersebut justru jadi persoalan paling kecil dibanding masalah lain yang ia rasakan.

Begitu keluar jalani sesi kualifikasi, ada bagian lain pada mobil yang kembali mengalami masalah. Verstappen sebut tim sudah menyadari persoalan tersebut dan melihat kecenderungannya semakin sering muncul sepanjang tahun ini.

Masalah itu kemudian berdampak langsung pada catatan waktu. Pada kecepatan rendah, mobil kehilangan banyak waktu karena mulai melompat-lompat lebih sering daripada yang seharusnya.

Kondisi itu membuat Verstappen kesulitan dapatkan mobil yang bisa dikendalikan secara konsisten. Di atas permukaan yang bergelombang maupun kerb, mobil Red Bull menurutnya tak lagi cukup “penurut”.

Padahal FP3 Sempat Membawa Harapan

Kondisi tersebut terasa makin disayangkan karena Verstappen sebenarnya cukup senang dengan perkembangan mobil sebelum kualifikasi. Red Bull melakukan langkah besar pada FP3 dan berhasil membuat kemajuan dibandingkan hari sebelumnya.

Mobil berada dalam jendela performa yang jauh lebih baik. Verstappen bahkan melihat tim telah temukan arah keseimbangan yang membuatnya jauh lebih nyaman.

Namun, persoalan kontrol stabilitas membuat keuntungan itu sulit dipertahankan ketika kualifikasi berlangsung. Saat mobil terus melompat-lompat seperti kanguru, Verstappen tak bisa dapatkan konsistensi yang dibutuhkan untuk memaksimalkan performanya.

Karena itulah, hasil posisi kelima terasa kurang gambarkan potensi yang sempat terlihat pada FP3. Bukan semata soal kecepatan, melainkan bagaimana Red Bull mempertahankan karakter mobil agar tetap bisa dikendalikan ketika berada di kondisi yang berbeda.

Verstappen Minta Komponen Bermasalah Diganti

Ketika ditanya mengenai harapannya untuk balapan, Verstappen memberikan perhatian khusus pada komponen yang bermasalah tersebut.

Menurutnya, tim harus mampu mengganti bagian mana pun yang ngalamin persoalan. Jika masalah itu dibiarkan, Verstappen menilai akan cukup sulit jalani balapan dengan kondisi mobil seperti tersebut.

Artinya, perhatian Red Bull kini bukan hanya tertuju pada posisi start. Ada pekerjaan penting yang harus diselesaikan agar mobil Verstappen bisa kembali berada dalam kondisi yang lebih stabil.

Absennya Verstappen di FP1 Ikut Jadi Catatan

Ada satu faktor lain yang turut jadi bagian dari akhir pekan Verstappen di Monza. Ia absen pada sesi latihan pertama untuk memberikan kesempatan kepada pembalap rookie Ayumu Iwasa sesuai mandat regulasi.

Red Bull kemudian merefleksikan pada hari Jumat bahwa keputusan tersebut akan ganggu jalur pengembangan performa sepanjang akhir pekan.

Kondisi itu jadi bagian dari rangkaian tantangan yang harus dihadapi Verstappen dan Red Bull. Waktu untuk memahami arah pengembangan mobil jadi lebih terbatas, sementara pada akhirnya mereka masih harus hadapi persoalan teknis yang kembali muncul ketika kualifikasi berlangsung.

Max Verstappen - Red Bull RB22 2026
Max Verstappen – Red Bull RB22 2026

Verstappen Hanya Ingin Mobil 100 Persen

Kini, perhatian Verstappen beralih ke balapan. Harapannya sederhana: ia ingin memiliki mobil yang berada dalam kondisi 100 persen.

Menurut Verstappen, hal tersebut akan sangat membantu setelah terlalu banyak akhir pekan ketika berbagai hal tak berjalan sesuai rencana. Ada kalanya bagian tertentu ngalamin kerusakan, sementara pada kesempatan lain mobil tak beroperasi pada tingkat maksimal.

Karena itu, Verstappen menilai kondisi mobil yang benar-benar siap akan jadi hal penting untuk balapan di Monza.

Di balik kekecewaan tersebut, ia tetap memberikan apresiasi terhadap pekerjaan tim pada FP3. Verstappen merasa Red Bull telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam temukan keseimbangan mobil yang jauh lebih baik.Β Sayangnya, keseimbangan itu tak berhasil diterjemahkan ke dalam sesi kualifikasi.

Inilah yang membuat posisi kelima terasa kurang memuaskan bagi Verstappen. Red Bull sempat menemukan arah yang menjanjikan, tetapi masalah pada kontrol mobil dan karakter yang kembali berubah membuat performa tersebut tak bisa dimaksimalkan.

Kini tantangannya jelas. Red Bull harus memastikan bagian yang bermasalah dapat ditangani dan memberikan Verstappen mobil yang benar-benar berada dalam kondisi 100 persen. Sebab, setelah melihat perkembangan positif di FP3, Verstappen tentu berharap potensi tersebut masih bisa dibawa ke balapan.

Baca: Hasil Kualifikasi F1 GP Italia 2026: Gasly Pole, Russell Kedua

© ridertua.com

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini