RiderTua.com – Jake Dixon mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengajukan permintaan ke Honda untuk tampil di MotoGP sebagai pembalap pengganti Johann Zarco (cedera) akhir pekan ini di Silverstone. Namun sayangnya, tim LCR sudah mempercayakan posisi itu kepada rekan senegaranya Cal Crutchlow. Rider Inggris berusia 40 tahun itu ditunjuk untuk menggantikan Zarco mulai GP Italia di Mugello dan akan terus mengemban tugas itu diperkirakan hingga bulan September mendatang, ketika rider asal Prancis itu pulih dan bisa kembali balapan.
“Saya mencoba untuk kembali mengendarai motor MotoGP bersama Honda akhir pekan ini. Saya berusaha keras untuk mendapatkan motor LCR itu. Tetapi pada akhirnya, gagal. Saya punya banyak kenangan indah disana dan rasanya sangat menyenangkan. Sungguh istimewa. Jadi, rasanya aneh kalau akhir pekan ini tidak berada di sana,” ujar pembalap yang memperkuat tim pabrikan Honda HRC di Superbike itu.
Jake Dixon: Honda Menolak Permintaan Saya Menggantikan Johann Zarco di Silverstone

Jake Dixon juga menyoroti gagalnya Manuel Gonzales mendapatkan promosi naik ke MotoGP tahun depan. Kabarnya, tim Tech3 lebih memilih Senna Agius yang notebene hanya berada di peringkat 3 dibandingkan Manu yang memimpin klasemen.
Dixon mengatakan, “Di Moto2, saat ini sangat sulit untuk mengabaikan performa Gonzalez. Karena menurut saya dia tampil luar biasa. Sayang sekali, kemungkinan besar dia tidak akan naik ke MotoGP. Hal ini menunjukkan bahwa di dunia balap, faktor politis terkadang membuat sesuatu tidak berjalan sebagaimana mestinya, meskipun seharusnya bisa.”

“Saya cukup mengenalnya karena kami pernah bermain padel bersama. Saya sempat ngobrol dengannya soal beberapa hal dan sekadar berbagi pengalaman saya sendiri. Saya bilang padanya, ‘jangan terlalu memikirkannya hingga membebani pikiranmu’. Tentu saja situasinya tidak menyenangkan. Terkadang, bahkan pembalap terbaik pun gagal menembus MotoGP,” pungkas rider asal Inggris itu.
Di tim pabrikan Honda HRC WSBK, Dixon menjadi rekan setim Somkiat Chantra. Namun sayangnya, karena sebagian besar musimnya terhambat oleh cedera parah pada pergelangan tangan kiri yang dideritanya sejak tes pramusim di Phillip Island Australia, rider berusia 30 tahun itu hanya menempati peringkat 28 dengan 0 poin di klasemen Superbike. Sementara Chantra berada di peringkat 20 dengan mengumpulkan 8 poin.












