RiderTua.com – Dalam waktu dekat akan ada mobil listrik terbaru yang diluncurkan di Indonesia sebagai hatchback Super One. Tidak sampai disitu, mereka juga akan memperlihatkan logo barunya yang menunjukkan keseriusannya dalam melakukan elektrifikasi mobilnya.
▶Daftar Isi
Super One Siap Meriahkan Pasar Mobil Listrik
Honda sebenarnya sudah lama berencana menjual mobil listrik di Indonesia, tapi selalu mengalami kendala karena kurangnya peminat. Bahkan setelah kompetitornya membawa banyak model BEV terbaru sekalipun, mereka hanya membawa satu model berupa mobil SUV e:N1, yang tidak lain berupa versi listrik dari HR-V. Hanya saja mobil yang satu ini tidak dijual seperti mobil lainnya, melainkan dihadirkan sebagai mobil sewaan saja.

Memang e:N1 terlihat cukup menjanjikan dan bisa menjadi lawannya Jaecoo J5 EV dkk di pasar SUV listrik, apalagi HR-V sudah terkenal di Indonesia. Masalahnya kalau Honda ngotot menjualnya, banderolnya bisa tembus lebih dari Rp 1 miliar karena masih diimpor utuh, kecuali kalau modelnya bisa dirakit lokal. Tapi sepertinya e:N1 kurang cocok dijual di pasarnya karena banderolnya, dan mungkin inilah yang membuat penjualannya dihentikan di Eropa.
Sebagai gantinya, mereka menyiapkan model anyar yang cukup menarik perhatian, yaitu Super One (Super-ONE). Sebenarnya model hatchback retro-modern ini merupakan versi global dari N-Box e: yang dijual di Jepang, dan mereka juga menyiapkannya sebagai pengganti model e. Meski model e cukup menarik, karena tidak bisa menyaingi model yang dibanderol lebih murah membuat penjualannya disetop begitu saja.

Calon Rival EX2 Dkk
Super One akan meramaikan pasar hatchback listrik di Indonesia, yang berarti model ini bakal berhadapan langsung dengan banyak lawan tangguh di kelasnya. Seperti Geely EX2 yang menjadi lawan cukup berat mengingat modelnya sangat mendominasi di kampung halamannya, dan Chery Q yang belum dijual untuk sekarang. Belum lagi BYD Atto 1 yang meraih gelar BEV terlaris tahun lalu, serta masih banyak model serupa lainnya yang cukup sulit untuk dihadapi nantinya.
Tapi itu bukan menjadi penghalang baginya untuk membawa mobil listrik terbarunya ini, dan mereka siap menjualnya dengan harga cukup terjangkau. Belum jelas apa Honda sudah menyiapkan tempat produksinya, sebab agar modelnya dibanderol murah mereka harus merakitnya secara lokal. Bisa saja mereka mengumumkannya saat meluncurkan Super One di GIIAS 2026, termasuk spesifikasi dan harga resminya.

Logo Baru, Semangat Baru
Selain membawa mobil listrik terbaru, Honda juga membawa logo terbarunya ke Indonesia, yang kini dibuat lebih simpel. Sebelumnya logonya ini punya bingkai di sekitar huruf ‘H’, tapi kali ini terlihat lebih modern dan simpel, serta terlihat futuristik ala lini mobil listrik terbarunya. Mungkin ada yang mengeluhkan soal logo barunya tersebut karena menghilangkan ciri khas yang dimilikinya selama ini.
Logo yang dibuatnya ini menegaskan keseriusannya dalam menghadapi perkembangan di industri otomotif yang berkembang pesat. Termasuk dalam mengembangkan produk elektrifikasinya di pasar global, dimana mereka selalu membawa logo barunya ini ketika membawa beberapa calon mobil listrik anyarnya. Tapi kalau dilihat, Super One masih memakai logo lama, walau bisa saja ini hanya berupa pajangan dan bakal diubah nanti, dan masih ada model BEV lainnya yang memakai logo baru.

Model yang dimaksud adalah 0 Alpha, dan SUV listrik satu ini sudah dikonfirmasi akan dijual di Indonesia. Meski untuk sekarang Honda belum mau membicarakan soal kapan 0 Alpha bisa dirilis mengingat modelnya masih dikembangkan di luar negeri. Apalagi di India, dimana disini mereka memulai sejumlah pengujian jalan terhadap calon BEV terbarunya yang menjadi satu-satunya model yang tersisa dalam 0 Series.
Ada kemungkinan 0 Alpha bakal didatangkan dari India dalam bentuk CBU, tidak seperti e:N1 yang diimpor langsung dari Jepang. Super One memang punya potensi untuk dirakit lokal, tapi masih belum ada konfirmasi resmi dari merek otomotif asal Jepang tersebut.












