RiderTua.com – Sudah cukup lama sejak E5 dijual di Indonesia sebagai mobil listrik pertamanya, dan beberapa tahun setelahnya J6 dirilis. Tapi mereka belum puas dengan lini produk yang dijualnya, dan mereka bakal menambah satu model BEV lainnya untuk melengkapi lini model Omoda-nya.
▶Daftar Isi
E5 dan J6 Masih Cetak Hasil Penjualan yang Memuaskan
Sejauh ini Chery masih menjadi salah satu merek mobil China yang mendominasi pasar mobil ramah lingkungan di Indonesia. Mobil PHEV-nya mampu mencetak hasil penjualan yang begitu memuaskan dalam beberapa bulan terakhir, dengan Tiggo CSH series miliknya selalu menempati peringkat tiga besar. Sementara J6 dan E5 terkadang bisa masuk peringkat 20 besar, terkadang juga nggak sampai masuk ke dalam peringkat tersebut.

Meski begitu, hanya mengandalkan dua model saja masih belum cukup, terlebih dengan banyaknya kompetitor yang menjual model serupa disini. Sehingga disiapkan salah satu model BEV lainnya dari line-up Omoda, yang tidak lain berupa Omoda O4 atau lebih disingkat sebagai Omoda 4. Model SUV listrik ini sudah diperlihatkan di China beberapa bulan lalu, tapi belum juga dihadirkan di negara lainnya.
Melihat dari desainnya, bukan tidak mungkin kalau modelnya bisa menjadi pilihan bagus untuk menambah lini model Omoda disini. Nampaknya spesifikasinya bakal tidak jauh berbeda dengan yang ditampilkan di kampung halamannya, dan bisa saja mereka merakitnya secara lokal. Tapi untuk ini masih belum dipastikan sampai modelnya diluncurkan di GIIAS 2026 mendatang.

Mobil Baru Omoda
Tapi dengan kehadiran O4 di Indonesia, artinya jelas kalau nantinya Omoda bakal menjadi merek tersendiri layaknya merek yang dipegangnya. Dari Jetour, Jaecoo, iCar, sampai Lepas sudah menjual produknya sendiri, dan Omoda kemungkinan bakal lepas dari perusahaan induknya tersebut. Ini terdengar sebagai rencana yang bagus, karena nantinya mereka bisa lebih leluasa meluncurkan lebih banyak model baru lainnya.
Masalahnya, karena E5 sudah dijual duluan disini, mungkin modelnya masih tetap menjadi produknya Chery, atau dijual sebagai produknya Omoda. Tapi sejak mendapat penyegaran tahun lalu, modelnya sempat memakai emblem Omoda, namun secara bertahap mereka akan mencopotnya agar menegaskan identitasnya sebagai produknya Chery. Walau ini terdengar seperti sesuatu yang sepele, kalau O4 dijual disini sebagai produknya Omoda, mereka hanya punya satu model saja.

Ada Model Lainnya?
Di luar negeri, sebenarnya Omoda punya lebih banyak model yang ditawarkan di pasar SUV, salah satunya C7. Memang desainnya nggak jauh berbeda dengan E5, tapi modelnya yang lebih modern membuatnya bisa saja dijual di negara lainnya seperti Indonesia, terlebih melihat dari tampilannya yang beda dari E5. Kemudian ada Omoda 9, yang sebenarnya bisa saja mengisi pasar mobil SUV mewah kalau dilihat dari desain dan kemewahan yang ditawarkan.
Apapun itu, merek asal Negeri Tirai Bambu ini siap menghadirkan produk terbaru Omoda di pameran otomotif. Entah apa nantinya Omoda bakal berjualan sebagai merek tersendiri atau tidak semuanya tergantung dari keputusannya. Mereka hanya ingin menambah lebih banyak pilihan bagi konsumen yang mencari model SUV ramah lingkungan, terutama model listrik murni.

Sementara itu, sejumlah merek yang dipegangnya juga terus menambah model yang ditawarkan di Indonesia, dan semua modelnya masih berupa mobil SUV. Meski pasar SUV masih sangat menjanjikan, nggak ada salahnya kalau mereka bisa membawa model selain SUV disini, mengingat kompetitornya juga membawa model seperti hatchback. Malah beberapa bulan lalu Chery menyiapkan hatchback pertamanya dalam model Q, walau harga resminya masih belum diumumkan.
Dengan ini, mereka siap menantang kompetitor di segmen hatchback BEV yang kini disesaki banyak model anyar. Tidak hanya harus bertemu kembali dengan Geely EX2 yang jadi lawan beratnya, model Q harus menghadang dominasi BYD Atto 1 yang semakin laris terjual. Belum lagi kehadiran model serupa lainnya dalam beberapa tahun ke depan, dan ini akan membuat persaingan menjadi lebih sulit.












