Home Otomotif Hasil Penjualan Mobil Honda Masih Turun Hingga Juni 2026, Kenapa?

    Hasil Penjualan Mobil Honda Masih Turun Hingga Juni 2026, Kenapa?

    Honda HR-V eHEV 2025 Ridebuster com
    Honda HR-V eHEV 2025 Ridebuster com

    RiderTua.com – Hasil penjualan di pasar mobil di Indonesia sudah memulih memasuki bulan Juni, dengan kenaikan lebih dari 10 persen. Tapi tidak semua produsen mencetak kenaikan penjualan, justru ada yang malah terus menurun penjualannya belakangan ini.

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini 👇 Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua
    Daftar Isi

    Hasil Penjualannya Terus Menurun Sejak 2024

    Merek tersebut adalah Honda, dan mungkin ini terdengar cukup mengejutkan mengingat mereka menjadi salah satu produsen otomotif asal Jepang yang paling dikenal di Indonesia. Mereka juga sering bersaing dengan merek senegaranya seperti Toyota, Mitsubishi, Suzuki, dan masih banyak lagi. Mengandalkan lini produk yang dirilisnya sejauh ini, seharusnya penjualannya bisa ditingkatkan lebih jauh lagi, tapi yang terjadi malah sebaliknya.

    Mobil LSUV Honda BR-V Pacific Kediri
    Honda BR-V Pacific Kediri

    Mereka kesulitan mencetak penjualan lebih dari 100 ribu unit tiap tahunnya, dan tren ini sudah terlihat sejak tahun 2024. Terakhir Honda sukses menjual 100 ribu unit per tahun selama 2023, dimana mereka menjual 128.010 unit mobil, tapi setahun setelahnya malah anjlok menjadi 94.742 unit. Bahkan di tahun 2025 saja hanya ada 56,5 ribu unit yang terjual, atau nyaris separuh dari penjualan yang didapatnya selama tahun 2024.

    Hasil penjualan yang didapat sepanjang Juni lalu juga tidak begitu bagus, dimana penjualannya turun dari 32.681 unit di bulan Juni 2025 menjadi 20.673 unit. Ini sudah menjadi sesuatu yang harus dicegah agar penjualannya tidak menurun tiap tahunnya, namun Honda seakan sudah nggak bisa berbuat apapun. Karena penjualannya yang terus menurun ini, mereka harus bergantung pada sejumlah model unggulan yang masih dijual sampai sekarang.

    Mobil baru mobil LCGC Honda Brio Satya Pontianak
    Honda Brio Satya Pontianak

    Brio dan HR-V

    Brio selama ini menjadi andalan bagi penjualan mobilnya di Indonesia, terlebih modelnya yang selalu menempati posisi teratas baik penjualan di pasar mobil secara keseluruhan atau di segmennya. Namun Honda kelihatannya kesulitan mencetak penjualan yang lebih tinggi lagi untuk mobil kotanya ini, apalagi di segmen LCGC yang selalu diandalkannya. Tetap saja, Brio masih menyumbang lebih dari 50 persen penjualannya, terbukti dengan 64 persen total penjualan yang didapat sepanjang tahun ini berasal dari Brio, baik itu model Satya atau RS.

    HR-V juga masih dicari banyak orang di pasar SUV meski kini segmennya dipenuhi oleh banyak rival baru yang cukup tangguh. Tidak sedikit diantaranya menjual model BEV atau PHEV yang lebih terjangkau ketimbang HR-V e:HEV, padahal model yang satu ini sudah dirakit lokal sejak pertama kali dirilis. Tapi ini saja belum cukup kalau banderolnya masih terlalu mahal bagi sebagian konsumen.

    Mobil LCGC Honda Brio Satya Indonesia
    Honda Brio Satya Indonesia

    Makin Banyak Rival yang Berdatangan

    Melihat dari banyaknya rival yang berdatangan ke Indonesia, nampaknya Honda mulai kalah saing dari kompetitornya yang menjual berbagai jenis model yang lebih berkualitas. Apalagi harganya yang cukup terjangkau, membuat konsumen beralih dari produknya ke model lainnya yang dibanderol lebih murah, entah itu model SUV atau hatchback murah. Mereka sudah tidak bisa berbuat apapun untuk menghadapinya, namun ini bukan berarti mereka mundur dari pasar roda empat begitu saja.

    Mereka sudah punya rencana untuk membawa mobil listrik ke sini, dan model tersebut tidak lain berupa Super One dan 0 Alpha. Untuk Super One dipastikan bakal dirakit lokal kalau ada potensinya, tapi untuk 0 Alpha mungkin masih didatangkan dari luar negeri, tepatnya dari India. Nampaknya mereka ingin menjadikan Super One sebagai BEV murahnya untuk menghadang BYD Atto 1 dkk yang semakin laris terjual dalam beberapa bulan terakhir.

    Honda Super One Prototype EV Car and Drive
    Honda Super One Prototype EV Car and Drive

    Kalau dilihat, belakangan ini mereka jarang meluncurkan mobil baru di Indonesia, entah karena mereka harus menunggu sampai mobil listriknya dirilis atau karena alasan lainnya. Atau bisa saja karena mereka melakukan persiapan lanjutan sebelum Super One resmi dijual di pasar global, entah itu penjualan atau produksi lokalnya. Tapi kalau tidak juga dirilis, penjualannya bisa terus menurun hingga akhir tahun 2026.

    © ridertua.com

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini 👇 Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini