Home MotoGP Maverick Vinales: Saya Butuh Dukungan Tapi yang Saya Dapat Hanya Kritikan!

    Maverick Vinales: Saya Butuh Dukungan Tapi yang Saya Dapat Hanya Kritikan!

    Maverick Vinales
    Maverick Vinales

    RiderTua.com – Maverick Vinales masuk pit dan tidak melanjutkan balapan hanya 3 lap sebelum race utama MotoGP Jerman selesai. Sepanjang balapan yang sedianya berlangsung dalam 30 lap, rider tim Tech3 KTM itu terlihat sangat kesulitan. Dia berada di posisi paling belakang, bahkan kalah dari Cal Crutchlow sebelum rider penggganti Johann Zarco di tim LCR Honda tersebut crash di lap ke-22. Pada akhirnya Vinales gagal mencetak poin di GP Jerman akhir pekan ini, setelah finis di posisi paling buncit dalam sprint hari Sabtu.

    Usai race utama hari Minggu di Sachsenring, Vinales mengatakan, “Saya tidak punya tenaga sama sekali di atas motor, saya selalu melebar di setiap tikungan. Saya mencoba mencari tahu, apa yang harus dilakukan. Tetapi ini justru bikin semakin frustrasi karena saya tidak bisa mengendarai motor dengan kemampuan 100 persen. Selain itu, motornya, juga bukanlah motor yang mudah dikendarai.”

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini 👇 Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua

    Maverick Vinales: Saya Butuh Dukungan Tapi yang Saya Dapat Hanya Kritikan!

    Maverick Vinales
    Maverick Vinales

    Selama akhir pekan di Sachsenring, Maverick Vinales selalu mengkritik tim Tech3 dan juga KTM di setiap acara jumpa pers. Pada sesi jumpa pers hari Kamis, dia marah sekaligus kecewa terhadap KTM yang telah memberi ‘harapan palsu’ kepadanya. Rider berjuluk Top Gun itu mengaku bahwa dia sebenarnya sudah menandatangi kontrak dengan KTM, namun pabrikan asal Austria itu membatalkan kontrak secara sepihak hanya berselang 2 pekan kemudian.

    Di sisi lain, KTM melalui Pit Beirer (Direktur Motorsport) mengungkapkan bahwa pembatalan kontrak Maverick Vinales tersebut punya alasan yang kuat. Pihaknya sudah memberi waktu rider berusia 31 tahun itu untuk pulih dari cederanya hampir 1 tahun lamanya. Namun hingga pertengahan musim 2026, dia tak kunjung fit 100 persen dimana hal ini bisa dilihat dari hasil yang bisa dia dapatkan.

    Akhirnya KTM pun merekrut Fabio Di Giannantonio dan Alex Marquez untuk 2027 dan 2028 di tim pabrikan, yang rencana awalnya satu kursinya akan diberikan kepada Vinales. Namun KTM tak menutup pintunya begitu saja untuk rider Spanyol itu. Mereka  mengklaim Vinales bisa mempertahankan tempatnya di tim Tech3. Namun saling sindir antara Vinales dan pemilik tim Gunther Steiner beberapa waktu yang lalu, membuat Vinales tambah murka. Hal inilah yang bikin Vinales ogah berbicara lagi dengan KTM.

    Gunther Steiner - Herve Poncharal - Richard Coleman
    Gunther Steiner – Herve Poncharal – Richard Coleman

    “Saat ini saya membutuhkan dukungan dari tim, tetapi yang saya dapatkan hanyalah kritikan. Sangat sulit untuk melanjutkan jika seperti ini, karena terkadang saya masih bisa merasakan kegembiraan tetapi di lain waktu saya merasa seperti orang asing,” keluh Vinales.

    Sebelumnya, Vinales menjalani operasi pada bahunya yang cedera setelah plat di area tersebut bergeser dan menimbulkan masalah. Menurutnya, dokter yang mengoperasinya mengatakan bahwa dia baru akan benar-benar pulih saat balapan di Mandalika pada Oktober mendatang. Vinales juga mempertimbangkan opsi untuk mendatangi dokter yang menangani Marc Marquez saat juara dunia 9 kali itu mengalami cedera pada lengan kanannya.

    “Saya bahkan tidak tahu, apakah cedera ini bisa disembuhkan. Saya mempertimbangkan untuk memeriksakan diri ke dokter Marc. Saya berharap kondisi saya jauh lebih baik. Tetapi memang benar, dokter yang mengoperasi saya mengatakan bahwa saya tidak akan pulih sepenuhnya sampai Indonesia. Itu tidak baik bagi saya. Saya tidak tahu harus berbuat apa. Saya rasa saya akan menghabiskan libur musim panas di Austria bersama Red Bull untuk berlatih,” pungkas rekan setim Enea Bastianini itu.

    Maverick Vinales
    Maverick Vinales

    Intinya, akhir pekan di Sachsenring kemarin bener-bener jadi titik terendah buat Maverick Vinales, baik karena performanya yang memble di lintasan maupun drama panas yang terjadi di belakang layar. Selain harus berjuang keras menahan frustrasi akibat cedera bahu yang diprediksi baru sembuh total pas GP Mandalika bulan Oktober nanti, hubungan ‘Top Gun’ dengan KTM dan Tech3 juga makin retak akibat masalah pembatalan kontrak sepihak serta aksi saling sindir yang bikin dia merasa terus-terusan dikritik ketimbang didukung. Kini, dengan masa depan yang makin abu-abu, Vinales cuma bisa pasrah dan berharap bisa memanfaatkan libur musim panas di Austria buat fokus memulihkan fisiknya agar bisa kembali kompetitif.

    © ridertua.com

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini 👇 Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini