RiderTua.com – Keputusan Tech3 buat nggak ambil opsi perpanjangan kontrak Enea Bastianini sama Maverick Vinales sebelum deadline 30 Juni kemarin, bikin masa depan kedua pebalap ini mulai beda arah.
Jelang balapan seri Jerman di Sachsenring, mereka berdua sekarang bebas nyari pelabuhan baru buat musim depan. Nah, di antara keduanya, nasib Bastianini kelihatan jauh lebih jelas. Pebalap asal Italia ini hampir pasti bakal gabung ke tim satelit Aprilia, Trackhouse Racing, buat musim 2027 dan 2028 nanti. Kalau kesepakatan ini resmi deal, dia bakal jadi rekan setim Raul Fernandez.
Enea Bastianini ke Aprilia, Vinales Belum Punya Tim

Kepindahan ke Aprilia akan jadi tantangan baru bagi Bastianini. Pasalnya, Aprilia berpotensi jadi pabrikan ketiga yang dibelanya dalam rentang empat tahun terakhir setelah sebelumnya memperkuat Ducati dan KTM.
Selama membela KTM, performa Bastianini dinilai belum mampu penuhi ekspektasi. Ia belum pernah menang di balapan utama dan baru koleksi satu podium pada balapan hari Minggu. Selain itu, ia juga belum kembali meraih kemenangan sejak seri Misano 2024.
Kehadiran Bastianini nantinya akan semakin memperkuat identitas Italia dalam proyek Aprilia. Setelah Pecco Bagnaia dan Marco Bezzecchi berada di tim pabrikan, Bastianini berpeluang jadi bagian dari jajaran pebalap Italia di bawah payung Aprilia. Namun, tantangan terbesarnya adalah melihat apakah motor Aprilia mampu mengembalikan konsistensi yang belum ia temukan selama berada di KTM.
Masa Depan Vinales Masih Abu-Abu
Berbeda dengan Bastianini, situasi yang dihadapi Vinales jauh lebih rumit. Di usia 31 tahun, ia belum memiliki tawaran resmi dari tim mana pun untuk tetap berlaga di MotoGP setelah dipastikan tak akan melanjutkan kerja sama dengan Tech3.

Vinales nilai KTM turut bertanggung jawab atas situasi tersebut. Menurutnya, keputusan kontrak yang terus tertunda membuat peluangnya di bursa transfer musim 2027 semakin sempit karena sebagian besar kursi yang tersedia kini sudah terisi.
Saat berada di Assen, Vinales secara terbuka sampaikan kekecewaannya terhadap cara KTM menangani situasi kontraknya. Ia menilai seharusnya pabrikan Austria tersebut langsung memberikan kejelasan sejak awal apabila memang tak memiliki rencana memperpanjang kerja sama. Menurutnya, proses yang berlangsung justru merusak hubungan antara kedua pihak.
Kekecewaan Vinales semakin besar karena apa yang terjadi berbeda dengan gambaran yang diberikan kepadanya pada awal musim. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat rencana yang mengarah pada kemungkinan dirinya bergabung dengan tim pabrikan KTM.
Kurangnya komunikasi langsung dari pihak manajemen juga jadi salah satu sumber kekecewaan pebalap bernomor 12 tersebut. Situasi itu bahkan membuatnya mulai mempertimbangkan kemungkinan untuk akhiri karier balapnya apabila tak temukan tempat di kejuaraan dunia.

Meski demikian, Vinales akui tetap memprioritaskan kelanjutan kariernya di MotoGP. Ia merasa masih memiliki waktu untuk terus berkompetisi di level tertinggi. Namun, jika pada akhirnya harus meninggalkan kejuaraan dunia, ia menyatakan siap menjalani kehidupan yang lebih tenang bersama istri dan anak-anaknya.
Vinales juga tegaskan bahwa apabila dirinya benar-benar harus keluar dari kejuaraan dunia, maka menurutnya KTM adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas situasi tersebut. Ia merasa terlalu lama menunggu kepastian yang tak pernah disampaikan secara jelas oleh pihak internal pabrikan.
Kata Vinales, gara-gara komunikasi yang ‘buruk’ tadi, dia malah tahu kejelasan nasibnya dari berita di media, bukan denger langsung dari tim atau pabrikan… Jelang balapan di Sachsenring kali ini, Vinales negasin lagi kalau nggak ada satu pun orang manajemen KTM yang mau duduk bareng buat ngejelasin situasi sebenarnya. Makanya, dia langsung nunjuk KTM sebagai satu-satunya pihak yang paling bertanggung jawab atas nasibnya sekarang..
Nasib Enea Bastianini sama Maverick Vinales langsung beda arah setelah Tech3 mutusin buat nggak mempertahankan mereka berdua. Bastianini kabarnya udah hampir pasti merapat ke Trackhouse Aprilia buat musim 2027 dan 2028. Sementara itu, nasib Vinales di MotoGP malah masih luntang-lantung nggak jelas, dan dia pun terus-terusan nyentil cara KTM yang ‘ampas banget’ dalam mengomunikasikan masalah kontraknya. Kok bisa gitu ya nasibnya..? (rt)
Enea Bastianini – Maverick Vinales Dilepas KTM ✍️






