RiderTua.com – Boleh dibilang Avanza masih menjadi rajanya penjualan model LMPV di Indonesia sampai sekarang. Bahkan hasil penjualannya selalu menjadi yang nomor satu, meski terkadang modelnya juga sempat kalah laris dari rivalnya, tapi masih bisa merebut kembali posisinya.
Penjualan Avanza Masih Stabil Sampai Sekarang
Toyota Avanza pertama kali dijual tanggal 11 Desember 2003 silam, dan sejak saat itu modelnya melalui tiga generasi. Dari dulu sampai sekarang merek asal Jepang ini mengandalkannya di segmen LMPV, dan Daihatsu menghadirkan kembarannya berupa Xenia yang juga cukup populer. Tapi kalau dibandingkan dengan Avanza, penjualannya masih beda jauh satu sama lain, meski terkadang Xenia selalu membuntuti penjualan kembarannya tersebut.

Mobil sejuta umatnya ini juga mencetak hasil penjualan yang cukup memuaskan selama lebih dari dua dekade. Contohnya tahun 2021, penjualannya tembus 66 ribu unit, walau hasilnya di tahun 2022 hanya mencapai 55 ribu unit, tapi modelnya masih tetap memimpin penjualan di segmennya. Meski penjualannya sempat naik tipis setahun setelahnya dengan 59 ribu unit, tahun selanjutnya turun menjadi 55 ribu unit, dan tahun 2025 anjlok hingga 40 ribu unit.
Walau performa penjualan yang didapatnya tidak begitu stabil, kalau dilihat Toyota Avanza masih bisa terjual lebih dari 20 ribu unit tiap tahunnya. Ini sudah menjadi hasil yang cukup bagus bagi mereka, terlebih di tengah kondisi pasar yang tidak menentu dalam beberapa tahun terakhir. Tahun 2020 saja penjualannya cukup parah, dan tahun 2025 hasil yang didapatnya hanya tembus 40 ribu unit, tapi setidaknya ini tidak separah hasil di tahun 2020.

Model Unggulan
Avanza tetap diandalkannya di segmen LMPV sampai sekarang, dan Toyota juga tetap mengandalkannya sebagai salah satu tulang punggung penjualannya. Bicara soal mobil MPV, Kijang Innova selalu menjadi model terlarisnya dengan hasil penjualan lebih tinggi lagi dari Avanza. Tapi ini tidak membuatnya melupakan mobil sejuta umatnya yang sudah membawanya ke posisi teratas di pasar MPV entry level.
Terlebih setelah Toyota menghadirkan Veloz sebagai model terpisah dari Avanza sejak mendapat model generasi ketiganya. Apalagi kini Veloz menawarkan varian hybrid yang cukup laris terjual di pasar mobil hybrid, sementara Avanza nggak kebagian sama sekali. Tapi dengan versi bensinnya yang dihentikan penjualannya, Avanza menjadi satu-satunya pilihan yang ditawarkan dalam line-up LMPV miliknya.

Banyak Rival Tangguh
Segmen LMPV jelas bukan segmen yang diremehkan lagi, karena Toyota Avanza harus menghadapi banyak kompetitor yang tangguh. Mitsubishi Xpander misalnya, dimana model ini yang sempat mengungguli penjualannya setelah diluncurkan tahun 2017 lalu, dan Xpander selalu membuntuti Avanza sampai sekarang. Bahkan dengan hasil penjualannya yang selalu mepet dengan rival beratnya tersebut, Xpander kini kesulitan menjual lebih dari hasil yang didapatnya sekarang.
Lalu ada Suzuki Ertiga yang sempat menjadi lawan beratnya Avanza sebelum Xpander mengunggulinya. Namun belakangan ini penjualannya tidak lagi mencapai ratusan unit per bulannya, bahkan mencapai angka 100 unit per bulan saja susahnya minta ampun. Performa penjualan yang buruk ini muncul dari penyesuaian penjualan dan produksinya, walau kemungkinan ini diperparah oleh kehadiran Fronx yang membuat Suzuki fokus berjualan mobil SUV di Indonesia.

Nissan Livina dulu menjadi lawan cukup tangguh bagi Avanza dkk, namun penjualannya sekarang tidak sebanyak dulu. Kini segmennya mulai diisi oleh model dari merek asal China, seperti Wuling Confero dan BYD M6 yang meramaikan segmen LMPV dengan hasil penjualan cukup bagus. Tapi M6 yang harus diwaspadai Toyota, mengingat modelnya menawarkan dua varian ramah lingkungan, itupun versi listriknya membawanya menjadi mobil listrik terlaris tahun 2024.
Avanza memang tidak kebagian varian ramah lingkungan seperti kembarannya, walau setidaknya modelnya bisa mengungguli banyak kompetitor di segmen LMPV. Hasil yang didapatnya ini juga membuktikan kalau model seperti Avanza masih mendapat banyak peminat di tengah ramainya elektrifikasi mobil.






