RiderTua.com – Setelah memenangkan sprint race di hari Sabtu, Raul Fernandez ingin mengulang kesuksesan yang sama dalam race utama hari Minggu MotoGP Belanda. Start dari P4, rider Trackhouse Aprilia langsung melesat ke posisi 2 di lap pembuka dalam balapan 26 lap di Assen. Dan di lap ke-17, dia berhasil mengambil alih posisi terdepan dari Jorge Martin sebelum memasuki chicane. 2 lap kemudian, sayangnya runner-up Moto2 2021 itu harus kehilangan kepemimpinannya usai di-overtake rekan setimnya Ogura.
Setelahnya, Raul tidak mampu membalas serangan Ogura bahkan hingga garis finis. Rider Jepang itu tak terkejar lagi dan menang dengan selisih 2 detik atas Raul. “Saya kehilangan terlalu banyak waktu saat berada di belakang Jorge Martin. Saat itu saya juga kurang merasakan feel bagian depan motor,” ujarnya.
Raul Fernandez: Ai Ogura Terlalu Kuat, dengan Ban Medium Dia Membuat Perbedaan

Raul Fernandez menambahkan, “Tapi Ai memang terlalu kuat. Dia mampu membuat perbedaan dengan ban medium. Saya benar-benar kelelahan, dan saya harus mengucapkan selamat kepadanya. Kami berjuang dan bekerja keras selama beberapa balapan untuk mencapai hasil ini.”
“Saya ingin berterima kasih kepada semua orang di tim, kru saya, dan keluarga saya. Ini merupakan akhir pekan yang nyaris sempurna. Kami bertarung untuk meraih kemenangan bersama hingga 5 atau 7 lap terakhir. Kami memang kehilangan banyak poin di balapan sebelumnya, tetapi sekarang semuanya berjalan sangat baik. Tentu kami akan menganalisis, bagaimana cara saya mengendarai motor dalam beberapa lap terakhir itu.”
“Jujur, sebenarnya saya tidak sepenuhnya yakin dengan pilihan ban belakang medium. Oleh karena itulah saya sempat menunggu lebih lama di grid sebelum memutuskan. Sebelumnya kami bahkan tidak yakin, apakah saya akan mampu balapan di Brno dan Assen. Sekarang saya berhasil mencetak banyak poin dari dua balapan disana.”

“Target saya sebenarnya hanya naik podium. Saya tidak menyangka sama sekali bisa menang. Tapi saya berhasil melakukannya pada hari Sabtu. Secara matematis hal itu mustahil, tentu saja kami akan terus berusaha. Kami selalu berpikir positif,” pungkas rider Spanyol berusia 26 tahun itu.
Raul berhasil mengumpulkan 20 poin dari 2 balapan di Assen akhir pekan ini. Dia naik ke peringkat 6 dalam klasemen hanya tertinggal 15 poin dari Marc Marquez yang turun ke peringkat 5 setelah finis ke-7 di TT Belanda. Sementara Ogura naik ke peringkat 4 unggul 20 poin atas Raul Fernandez.

Intinya nih yaa.. Raul Fernandez memberikan pujian besar kepada Ai Ogura setelah melihat kecepatan rekan setimnya di fase akhir balapan. Pembalap Spanyol itu mengaku sudah menyadari sejak awal bahwa Ogura akan sangat berbahaya, bahkan ia sempat berpikir finis kedua pun tetap menjadi hasil yang bagus bagi tim. Menurut Raul, gaya balap Ogura sangat berbeda dibandingkan pembalap lain, dan itulah yang membuat rider Jepang tersebut mampu tampil begitu cepat di penghujung lomba.
Bukan cuma sekadar kasih pujian, Raul bahkan berani sebut Ai Ogura sebagai salah satu kandidat kuat buat rebutan gelar juara dunia. Menurut Raul, kalau dilihat dari data yang ada, performa pembalap rookie satu ini emang kelihatan terus meningkat dari hari ke hari. “Awasi Ai untuk perebutan gelar juara,” kata Raul.
Tapi walau begitu, dia juga negasin kalau persaingan musim ini sebenarnya masih terbuka lebar banget. Soalnya, minimal masih ada sekitar delapan atau sembilan pembalap lain yang punya peluang sama buat ikut bertarung memperebutkan mahkota juara…

Namun… kalau melihat strategi balap Ogura yang pintar banget mengatur keawetan ban. Dia tipe pembalap yang gak langsung ngoyo di awal, tapi baru menyerang dengan kuat pas mendekati akhir balapan. Kombinasi performa yang terus menanjak dan manajemen ban yang ciamik ini jelas bikin Ogura jadi lawan yang super berbahaya dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.(rt)






