RiderTua.com – Dalam 9 seri MotoGP musim 2026, Luca Marini berhasil 6 kali finis di 10 besar dan hasil terbaiknya adalah finis ke-5 di GP Hungaria. Rider Honda Castrol itu saat ini menjadi pembalap Honda terbaik di klasemen dengan menempati peringkat 11 dengan perolehan 65 poin.
Balapan berikutnya akan berlanjut di TT Assen akhir pekan ini. Tahun lalu, Marini absen karena cedera parah usai crash saat latihan untuk persiapan berkompetisi di ajang Suzuka 8 Hours dengan Honda CBR1000RR-R SP. “Saya tidak hadir tahun lalu karena cedera. Tapi Assen bukanlah salah satu trek favorit saya. Saya ingin memulai dengan baik pada hari Jumat, karena disini sangat penting untuk menemukan feeling yang baik secepatnya dan melahap sebanyak mungkin lap berturut-turut untuk meningkatkan pace dan kemampuan menikung saya,” ujar rider asal Urbino Italia itu.
Efek Mesin 850cc, Luca Marini Sebut MotoGP 2027 Bakal Berubah Drastis
Luca Marini melanjutkan, “Ini trek yang fantastis, tetapi di MotoGP saya tidak pernah bisa benar-benar cepat di sini. Tapi di Moto2, saya cukup cepat. Mungkin bagi saya, ini tahun yang baik untuk meningkatkan performa di trek ini. Karena feeling saya terhadap motor telah meningkat secara signifikan. Honda melakukan pekerjaan yang sangat bagus.”
Mulai TT Assen, holeshot device dilarang digunakan pada motor MotoGP. “Itu sempurna. Dengan begitu, setidaknya satu beban pikiran berkurang saat mendekati tikungan pertama usai start. Ini perubahan yang bagus. Kita lihat saja bagaimana start di Assen berlangsung,” ujar Marini.

“Mungkin kami bisa memperoleh keuntungan dibandingkan pabrikan lain, karena Honda selalu bagus saat start. Tapi itu juga bisa menjadi bumerang. Crash di Tikungan 1 tidak akan hilang sepenuhnya karena itu. Mungkin akan sedikit mengurangi risiko, tetapi tikungan pertama setelah start adalah satu-satunya peluang ketika pembalap bisa mengambil risiko dan menyalip 3, 4, atau 5 pembalap sekaligus. Biasanya, tidak mungkin menyalip lebih dari dua pembalap sekaligus selama balapan kecuali kalau nama Anda Ai Ogura,” imbuh rider berusia 28 tahun itu yang memuji performa pembalap Trackhouse Aprilia itu yang sering menunjukkan kecepatan luar biasa, terutama di paruh kedua balapan.
Selain itu, mulai GP Jerman akan ada tambahan 1 meter jarak antar motor di grid start. Jaraknya akan ditingkatkan dari 3 menjadi 4 meter. “Itu juga bisa menjadi langkah kecil yang positif. Dengan jarak yang lebih lebar, jumlah motor yang berdesakan di tikungan pertama akan berkurang dan pembalap punya lebih banyak ruang untuk mengatur pengereman,” kata pembalap berusia 28 tahun itu.
Marini menambahkan, “Kalau kita start dari belakang di grid, sulit untuk melakukan pengereman yang konsisten. Kita mengerem, lalu melepaskan rem, mengerem lagi, dan begitu seterusnya. Dengan sedikit ruang tambahan, semuanya bisa menjadi lebih mudah. Oleh karena itu, sesi kualifikasi akan sangat penting mulai GP Jerman dan seterusnya. Tetapi bahkan sekarang pun, kualifikasi suah menentukan sekitar 85 persen hasil balapan. Mungkin nanti akan tambah menjadi 86 atau 87 persen.”

Luca Marini adalah salah satu dari 11 pembalap MotoGP yang ikut ambil bagian dalam tes privat dengan motor 850cc dan ban Pirelli pada Senin lalu di Brno. Apa kesan pertamanya dengan motor tersebut? “Itu menarik dan kesempatan yang bagus. Tapi saya tidak bisa mengatakan apa pun tentang itu. Semuanya berjalan dengan baik,” jawab suami Martha Vicenzi itu sambil tersenyum. Maklum saja tes tersebut merupakan tes tertutup bagi media, sehingga baik catatan waktu maupun feedback pembalap masih dirahasiakan.
Apakah Marini cepat beradaptasi dengan motor tersebut selama tes? “Tidak. Semuanya terasa cukup normal. Kita merasakan sedikit penurunan akselerasi saat perpindahan gigi. Karena level performa tenaga mesin dari motor saat ini (1000cc) benar-benar luar biasa. Saat kita memasukkan gigi keempat, kelima, atau keenam, motor terus melaju ke depan. Motor terus-menerus wheelie,” jawab adik legenda MotoGP Valentino Rossi itu.
Menurut Marini, pemangkasan kubikasi mesin jelas akan berdampak pada pengurangan tenaga. “Tahun depan tenaga motor akan berkurang. Kita akan kehilangan sedikit horsepower. Tetapi di masa depan, dalam beberapa tahun lagi, tenaganya pasti akan meningkat lagi. Tapi motor ini benar-benar nyaman dikendarai,” pungkas Maro yang menunjukkan kesan positifnya terhadap motor 850cc dengan ban Pirelli.
Peringatan Luca Marini Soal MotoGP 2027: Jangan Kaget Motor Jadi ‘Lemot’🤭






