RiderTua.com – Musim ini adalah musim terberat dalam karier MotoGP Fabio Quartararo. Yamaha M1 V4 yang baru menjalani debutnya di MotoGP musim ini, saat ini menjadi motor yang paling tidak kompetitif di grid. Dalam 4 seri atau 8 balapan pertama, dia hanya mengumpulkan 11 poin dan berada di peringkat 16 dalam klasemen. Hasil terbaiknya adalah finis ke-8 dalam sprint race di Austin.Β Setali tiga uang dengan Quartararo, 3 rekannya yakni Alex Rins (4 poin), Toprak Razgatlioglu (1 poin), dan Jack Miller (0 poin)masing-masing hanya menempati peringkat 19, 20, dan 21.
Menjelang balapan kandangnya di Le Mans, Quartararo mengatakan, “Sayangnya, ekspektasi kami jauh lebih rendah daripada tahun lalu.”
Fabio Quartararo: Podium di Balapan Kandang? Kami Tidak Mampu Melakukannya! Sak No e Rek!!!

Fabio Quartararo mengaku bahwa tes Jerez juga tidak banyak membawa perubahan. Sejak awal dia sudah merasa bahwa ada masalah feel pada bagian depan motor dan berusaha untuk menemukan solusinya. Komponen aerodinamis yang diuji di tes Jerez cukup positif. El Diablo berharap komponen ini bisa dipakai di Le Mans.
“Dulu, saya bisa mencatatkan waktu lap yang bagus dengan mengandalkan feel bagian depan. Dengan motor ini, saya tidak bisa melakukannya,” tegas rider berusia 26 tahun itu.
Meski situasinya sulit, Quartararo tetap ingin tampil all out di depan ribuan penggemarnya di Le Mans. Apakah fans menjadi tekanan tambahan untuknya? “Dalam kasus saya, saya rasa tidak ada tekanan. Menurutku jika terlalu menginginkan sesuatu yang terlalu besar, justru kita bisa membuat kesalahan. Motivasi datang dari diri sendiri. Saya tetap merasa senang ketika mengenakan helm dan memberikan 100 persen untuk mendorong diri sendiri hingga batas maksimal, meskipun hasilnya tidak seperti yang saya inginkan,” pungkas rider asal Nice Prancis itu.

Seperti biasa, setiap tahun Quartararo selalu membawa helm dengan desain khusus ke balapan kandangnya. Selain itu, El Diablo juga sudah menyiapkan ‘kejutan’ spesial lain untuk para penggemarnya di hari Minggu.






