RiderTua.com – Masalah Ai Ogura bisa menimpa Marco Bezzecchi & Martin?.. Halo Bro-Sis pecinta MotoGP, Garasi Aprilia sempat ketar-ketir bin panik melihat masalah yang menimpa motor Aprilia RS-GP Ai Ogura.. “Kami benar-benar kaget dan panik!”.. Yang dikhawatirkan adalah bagaimana jika hal yang sama terjadi dengan Marco Bezzecchi atau Jorge Martin..?
Aprilia mengalami gejolak emosi di awal tahun 2026. Hasil bagus memang terus datang, tapi bayang-bayang soal keandalan motor tiba-tiba muncul di momen yang paling tidak diharapkan.. Mundurnya Ai Ogura di balapan utama Amerika karena masalah mesin telah meninggalkan rasa kecewa sekaligus khawatir, dan kini tim Italia itu was-was jika hal serupa bisa menimpa pembalap andalan mereka….
βΆDaftar Isi
Aprilia Ketar-ketir Jika Error-nya Motor Ogura Terjadi pada Marco Bezzecchi atau Martin
Massimo Rivola, bos tim Aprilia Racing, tidak menyembunyikan rasa takut yang mereka rasakan ketika RS-GP milik pembalap Jepang itu tiba-tiba mogok (kehilangan tenaga) di tengah upaya comeback dalam balapan. Dalam beberapa menit pertama setelah kejadian, situasi benar-benar penuh tanda tanya..
“Saat Ogura mengalami masalah, jantung kami seperti berhenti. Kami benar-benar panik,” kata Rivola kepada media SKY Sport. Tim bahkan tidak paham apa yang sedang terjadi, dan bayang-bayang kerusakan yang bisa saja memengaruhi bintang mereka, Marco Bezzecchi atau Jorge Martin, langsung menghantui…

Pengaman Elektronik Aktif….!
Setelah menganalisis data telemetri, tim menemukan bahwa itu bukan kegagalan mekanis, melainkan sistem elektronik yang ‘mengambil alih’ untuk mencegah kerusakan lebih parah. Dengan kata lain sistem perlindungan elektronik mendeteksi masalah dan membatasi power motor untuk mencegah bencana yang lebih parah atau bahaya bagi rider…
“Alarm menyala dan mesin langsung menurunkan power untuk menghindari kerusakan,” jelas bos asal Italia itu. Yang bikin makin ketar-ketir, masalah ini tidak spesifik hanya terjadi pada motor Ogura. Ini (error) juga bisa terjadi pada Marco dan Jorge,” tambahnya blak-blakan..
Meski sempat panik, Aprilia tetap punya sisi positif dari akhir pekan tersebut.. Marco Bezzecchi kembali menunjukkan mental baja-nya. Setelah balapan Sprint yang tidak berjalan sesuai rencana, rider murid VR46 itu langsung bekerja keras dan memberikan penampilan luar biasa pada hari Minggu, sesuatu yang sangat disanjung oleh Rivola…
“Kalau dia bikin kesalahan di hari Sabtu, dia selalu membalasnya seperti juara di hari Minggu. Itu sinyal yang sangat bagus,” puji Rivola dengan antusias tentang Bezzecchi. Kemampuan Bez untuk bangkit inilah yang membuat Aprilia tetap bersaing untuk posisi teratas tahun ini…

Martin Belum Klik…
Di sisi Jorge Martin, perasaannya sedikit campur aduk. Pembalap kelahiran Madrid ini tampil di level tinggi, tetapi tim merasa dia belum mengeluarkan potensi penuhnya. Dia terlihat cepat, tetapi mungkin dia masih belum ‘klik’ dengan motornya alias belum 100%.
“Buat Jorge, ini bukan soal fisik. Dia cuma butuh sedikit lagi rasa percaya diri supaya bisa tampil 100% eksplosif,” ujar Rivola. Targetnya adalah agar Martin benar-benar menyatu dengan motor di paruh kedua musim.
Bezzecchi melaju Kencang Tanpa ‘Ekor’
Di sisi teknis, beban kerja Aprilia musim ini sangat tinggi. Pengembangan motor dipercepat, terutama di sektor aerodinamika.. Rivola bahkan menegaskan pentingnya komponen aero setelah melihat dampak saat bagian ‘sirip ekor’ motor Bezzecchi rusak akibat insiden dengan Pedro Acosta..

“Tanpa sayap belakang, terutama saat pengereman kuat (hard braking), motor jadi sangat sulit dikendalikan, yang membuktikan bahwa setiap bagian serat karbon (winglet sekecil apapun) sangat penting. Jika ada yang berpikir aerodinamika itu tak penting, terserah mereka,” tutupnya tegas…
Kalau lihat cerita ini, kelihatan banget broβ¦ di balik performa ngeri Aprilia, ternyata tetap ada ‘bom waktu’ yang bisa meledak kapan saja. Sekali error elektronik aja, motor langsung KO tanpa ampun..dan itu bisa kena siapa pun, termasuk Martin atau Bezzecchi. Jadi walaupun sekarang Aprilia lagi di atas, mereka tetap belum bisa santai. Di MotoGP, bukan cuma soal cepatβ¦ tapi juga soal siapa yang paling tahan dari masalah sampai garis finis. Dan dari sini, kita jadi tahu: musim 2026 ini bakal bukan cuma soal duel, tapi juga soal siapa yang paling kuat bertahan hingga meter terakhir…











