Home MotoGP Jorge Martin Kira Marco Bezzecchi & Pedro Acosta Bakal Jatuh, Eh Ternyata...

    Jorge Martin Kira Marco Bezzecchi & Pedro Acosta Bakal Jatuh, Eh Ternyata Nggak, Gak Jadi Durian Runtuh!

    Jorge Martin - Marco Bezzecchi - Pedro Acosta
    Jorge Martin - Marco Bezzecchi - Pedro Acosta

    RiderTua.com – Jorge Martin membahas manuver overtake Marco Bezzecchi: “Gue yakin mereka (Bez-Acosta) bakal jatuh!..”.. namun ketika gak jatuh-jatuh maka akhirnya dia malah gak fokus dan kehilangan momentum..

    Pembalap Aprilia, Jorge Martin, mengamankan posisi kedua di race utama dan peringkat kedua klasemen Kejuaraan Dunia MotoGP. Ia dapat menyaksikan manuver paling dramatis atau aksi paling panas antara Bezzecchi dan Acosta dalam balapan tersebut dari jarak dekat.

    Jorge Martin Kira Marco Bezzecchi & Pedro Acosta Bakal Jatuh, Eh Ternyata Nggak, Gak Jadi Durian Runtuh!

    Jorge Martin
    Jorge Martin

    BTW: Tren positif Jorge Martin terus berlanjut! Setelah kembali naik podium di Brasil, pembalap Spanyol itu menang di balapan sprint Austin, yang sempat membuatnya memimpin klasemen Kejuaraan Dunia, Martinator finis kedua di balapan utama Amerika.. Meskipun ini berarti pembalap dengan nomor 89 harus melepaskan posisi teratas di klasemen kepada rekan setimnya, Bezzecchi, pembalap Spanyol itu masih terus menempel ketat sang rival yang sedang dominan musim ini….

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Start dari posisi ke-7, pembalap berusia 28 tahun itu langsung melesat ke posisi ketiga setelah start balapan hari Minggu, di belakang rider andalan KTM, Pedro Acosta, yang ia salip pada lap ke-13. Sementara itu, Bezzecchi sudah terlanjur kabur di depan, tak terkejar lagi.. “Aku sudah push habis-habisan sampai akhir buat ngejar Marco. Tapi dia benar-benar nggak tersentuh!”

    Peluang kemenangan sejatinya sudah lepas dari tangan juara dunia 2024 itu di awal balapan.. “Saya kehilangan race di beberapa lap pertama. Kami melakukan kesalahan dengan strategi balapan karena saya terlalu lama berada di belakang Pedro Acosta di awal, padahal saya bisa melaju lebih cepat,” kata pembalap Spanyol itu setelah seremoni podium.

    Jorge Martin
    Jorge Martin

    Kondisi ini membuat Martin bisa melihat jelas bagaimana momen Bezzecchi saat menyerang Acosta di awal balapan.. “Di COTA memang selalu panas ( duel), termasuk momen itu! Aku yakin banget mereka berdua bakal jatuh..aku bahkan sudah siap mengantisipasinya. Tapi justru karena itu, aku malah kehilangan waktu..”

    Namun, posisi kedua adalah hasil terbaik yang mungkin dan dan sudah cukup memuaskan bagi pembalap Aprilia tersebut… “Dulu aku sering dekat dengan podium di sini, tapi belum pernah benar-benar dapat. Tahun 2021 dan 2022 belum berhasil..”

    Menariknya, pembalap asal Madrid itu sempat ragu dengan kondisi dirinya sebelum balapan… “Saya tidak tahu seberapa bugar saya nantinya..elain itu, susah juga menilai kekuatan motor di sini karena karakter trek ini beda dari yang lain.”.

    Jorge Martin - Marco Bezzecchi
    Jorge Martin – Marco Bezzecchi

    Hasil ini juga mencerminkan meningkatnya rasa percaya diri Martin terhadap motornya.. Hal ini juga terlihat dalam insiden nyaris celaka yang nyaris dihindari pembalap tersebut: “Hampir saja! Itu dekat banget! Aku tahu aku sudah di limit, dan kalau aku bisa sampai titik itu, berarti feeling-ku dengan motor lagi bagus. Jadi aku sudah siap menghadapi situasi itu..”

    Juara dunia 2024 itu merasa optimis dengan prospek sebagian besar akhir pekan balapan mendatang.. “Kita perlu secara konsisten meraih hasil yang baik, seolah-olah hasil baik akhir pekan ini tidak pernah terjadi. Austin itu salah satu trek terburuk buat gue musim ini.. Setelah Jerez, ada banyak sirkuit yang sangat bagus untuk kami dan motor kami: Le Mans, Mugello, dan lainnya.”

    Menjelang seri Jerez, Jorge Martin berada di posisi kedua klasemen, empat poin di belakang rekan setimnya, Bezzecchi. Pembalap KTM, Pedro Acosta, berada 17 poin di belakangnya…

    Klasemen Usai Race MotoGP Amerika 2026
    Klasemen Usai Race MotoGP Amerika 2026

    Kalau dipikir-pikir, momen Martin yang “nunggu crash” ini relatable banget sih..kadang terlalu fokus ke kemungkinan drama (nunggu durian runtuh), malah bikin kita kehilangan momentum sendiri . Tapi di sisi lain, ini juga nunjukin betapa tipisnya margin di MotoGP: salah baca situasi sedikit aja, efeknya bisa langsung kerasa ke hasil akhir. Untungnya, Martin masih bisa bawa pulang podium… dan yang lebih penting, mental + feeling dia lagi on fire jelang seri-seri yang katanya lebih “bersahabat”. Siap-siap aja, duel dia vs Bezzecchi kayaknya bakal makin panas ke depan..

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini