RiderTua.com – Buat Bro-Sis yang nongkrong di RiderTua, ini wajib disimak, insentif mobil listrik sudah tidak dilanjutkan sejak awal tahun ini, jadi produsen harus bersiap-siap harga jual mobilnya menjadi lebih mahal. Kenaikannya disebut hanya naik Rp 30-40 jutaan saja, tapi ada juga yang mencapai Rp 100 juta.
Harga X9 dan G6 Naik Hingga Rp 100 Jutaan
XPeng menjadi salah satu merek mobil yang berjualan mobil mewah di Indonesia, dan baru dua model yang dijualnya sejauh ini, yaitu SUV G6 dan MPV X9. Tapi keduanya sudah disambut baik di pasarnya masing-masing, terlebih X9, meski modelnya harus berhadapan dengan banyaknya kompetitor di segmennya. Termasuk Denza D9 yang masih menguasai segmen MPV mewah hingga kini.

Namun setelah insentifnya ditiadakan, tentu ini akan berpengaruh pada harga jualnya. Sehingga mau tidak mau konsumen harus menghadapi kenaikan harga pada mobil listrik ini, dan XPeng menjadi salah satu diantaranya yang melakukan perubahan harga ini sejak awal tahun ini. Dengan kenaikan hingga Rp 100 juta, banderol X9 menjadi lebih mahal dari sebelumnya, yaitu Rp 1,169 miliar.
Sementara G6 naik Rp 70 jutaan saja, dari Rp 619 juta kini menjadi Rp 679 juta, tapi setidaknya banderolnya masih lebih terjangkau dari X9. Padahal keduanya sudah dirakit lokal, tapi sepertinya ini belum cukup untuk membuatnya dibanderol lebih terjangkau lagi. Meskipun begitu, setidaknya ini sudah cukup untuk tidak membuat XPeng terlalu tergantung pada impor mobil.

Baru Dua Model Saja
Sejauh ini baru ada dua mobil yang dijualnya di Indonesia, dan mereka sempat menampilkan P7 di IIMS 2026 bulan lalu. Tapi XPeng masih belum memastikan apakah model ini bisa dijual disini meski sudah mendapat sambutan baik dari konsumennya. Memang desainnya cukup menarik dan membuatnya tampil beda dari sedan listrik lainnya, namun peminat sedan sudah tidak sebanyak SUV.

Tapi ini bisa menjadi petunjuk untuk mobil baru yang akan dihadirkannya di Indonesia. Sebab produknya tidak hanya selalu berupa G6 dan X9 saja.








