RiderTua.com – Bro pembaca RiderTua pecinta MotoGP, tahun lalu Fabio Di Giannantonio mengalami cedera ketika dia terjatuh saat mencoba melakukan wheelie usai menjalani tes Sepang hari pertama. Rider VR46 Ducati itu mengalami patah tulang selangka sebelah kiri dan berusaha keras untuk pulih secepatnya agar bisa berkompetisi pada balapan pertama di GP Thailand.
“Saya tidak lagi melakukan wheelie. Anda belum pernah melihat saya melakukannya sejak GP Thailand tahun lalu. Dan jika saya sampai terbawa suasana, hentikan saya segera,” kata Diggia sambil tertawa, usai menjalani tes pramusim 2026 di Sepang pekan lalu.
Fabio Di Giannantonio: Kapok! Saya Tidak Lagi Melakukan Wheelie

Tes pramusim di Sepang tahun ini berjalan mulus tanpa insiden apapun bagi Fabio Di Giannantonio. Rider asal Roma Italia itu menempati posisi ke-2 dalam time sheet gabungan tertinggal hanya 0,383 detik dari waktu tercepat yang dicatatkan Alex Marquez (Gresini Ducati).

Fabio Di Giannantonio: Kalau Saya Meniru Setingan Motor Marc Marquez, Saya Finis Terakhir
Memang jika seseorang hanya mengamati dari luar, apalagi dari rumah, akan mudah…
“Musim dingin berjalan normal. Saya banyak berlatih, fokusnya adalah membangun kembali massa otot yang dibutuhkan untuk MotoGP. Saya mencoba untuk mencapai kondisi fisik terbaik dengan pelatih saya, bahkan lebih dari yang diperlukan. Karena dalam beberapa tahun terakhir, saya merasa selalu ada yang kurang karena berbagai cedera,” ujar Diggia.
Sama seperti tahun lalu, pada 2026 Diggia kembali dibekali Desmosedici GP26 spek pabrikan terbaru sama seperti 2 pembalap tim pabrikan Marc Marquez dan Pecco Bagnaia. Tahun ini ada tambahan Alex Marquez yang juga mengendarai GP26 terbaru.

Namun sayangnya tahun lalu Diggia kesulitan dengan GP25, sama seperti Pecco. “Tahun lalu, saya kesulitan mendapatkan umpan balik yang konsisten dari ban depan dalam berbagai situasi dan di berbagai trek. Saya berharap motor pabrikan yang baru ini akan memberi saya lebih banyak umpan balik di bagian depan, sehingga saya dapat lebih fokus pada diri sendiri dan gaya balap saya,” tegas rider berusia 27 tahun itu.
Dengan hasil tes yang cukup mengesankan, ini artinya Diggia telah menemukan basis yang baik dengan GP26-nya yang memungkinkannya untuk secara konsisten mencetak catatan waktu tercepat. Feelnya pada ban depan juga semakin baik di Malaysia, sekarang tinggal mengkonfirmasinya di trek lain.

Pada tes Sepang, Diggia membuat kemajuan yang cukup baik dengan paket dan set-up dasar. Tampaknya dia sudah siap tempur untuk menghadapi balapan akhir pekan pertama di Buriram (27 Februari-1 Maret). “Tahun lalu, karena cedera saya tidak punya pilihan mengenai motor. Saya harus menerima apa yang diberikan untuk balapan pertama. Tahun ini, saya dapat memengaruhi arah pengembangan selama tes pramusim,” pungkas rekan setim Franco Morbidelli itu.

Fabio Di Giannantonio: Lebih Dewasa, Lebih Banyak Pengalaman, dan Lebih Siap Menghadapi Semua Situasi
Diggia sangat terkesan dengan desain baru dari livery tim VR46 2026, yang…






