RiderTua.com – Sobat RiderTua semua, awal musim 2025 berjalan sangat buruk bagi Raul Fernandez. Cederanya pada hari pertama tes pramusim di Sepang membuat persiapannya terganggu. Ritme balapnya hilang, begitu juga dengan kepercayaan dirinya. Tapi dia mengalami ‘keajaiban’ usai menjalani tes di Jerez tahun lalu, itu menjadi titik baliknya dan semuanya berjalan lancar. “Entah di suatu moment antara balapan dan tes, ada pizza ‘ajaib’,” ujarnya sambil tertawa.
Sejak GP Mugello dan seterusnya, Raul hampir selalu finis di 10 besar. Dia meraih podium sprint pertamanya di Mandalika dan puncaknya terjadi di di GP Australia 2 pekan kemudian, dimana dia kembali meraih podium dalam sprint dan merayakan kemenanganΒ pada race utama hari Minggu. “Itu adalah akhir pekan terbaik dalam hidupku,” ujar runner-up Moto2 2021 itu.
Raul Fernandez: Aerodinamika Aprilia yang Baru Bikin Saya Optimis

Dalam presentasi tim Trackhouse-Aprilia untuk musim 2026 Raul Fernandez mengaku kini dia lebih santai, jauh berbeda jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Saya merasa fantastis. Musim akan segera dimulai dan saya tidak sabar,” ujarnya.

Raul Fernandez: Aprilia Melakukan Perubahan Besar
"Awal musim yang sangat sulit, dengan cedera dan tanpa hasil. Tapi kami…
Raul mengungkapkan bahwa peran kepala krunya Noe Herrera dan manajer tim Davide Brivio sangat penting baginya. “Noe selalu terbuka kepada saya, baik ketika sesuatu berjalan dengan baik dan terutama ketika saya melakukan kesalahan. Sementara Brivio, sangat membantu saya melewati fase paling sulit secara mental di musim ini,” ujar rider berusia 25 tahun itu.
Setelah tampil impresif di Phillip Island, Raul kembali mengalami kemunduran. Motornya bermasalah di GP Malaysia dan kemudian mengalami crash serius di Portugal. Namun sepekan kemudian ketika dia comeback, Raul langsung gacor dengan finis di posisi ke-2 pada balapan pamungkas di Valencia. “Secara mental saya baik-baik saja, tetapi secara fisik sangat melelahkan,” ungkapnya.
Pada 2026, Raul memasuki tahun ke-4nya bersama Aprilia dan dia merupakan satu-satunya pembalap yang punya lebih banyak pengalaman dengan RS-GP dibandingkan 3 pembalap Aprilia lain. “Ketika Massimo Rivola (CEO Aprilia) dan Fabio Sterlacchini (Direktur Teknis Aprilia) datang, motor dan mentalitas berubah secara dramatis. Bagi saya, itu seperti awal yang baru,” tegasnya.

Raul menambahkan, “Saya ingin tes pramusim berjalan dengan baik, lalu fokus pada diri sendiri dan tidak mempedulikan orang lain. Pendekatan inilah yang membuat saya kuat di paruh kedua musim 2025.”
Terkait livery tim Trackhouse yang baru, Raul mengaku sangat terkesan, “Ini fantastis. Saya tidak sabar untuk mengendarai motor ini. Aerodinamika baru Aprilia RS-GP juga membuat saya optimis. Saya tidak menyangka tetapi terlihat sangat bagus. Semoga, ini akan bekerja dengan baik di lintasan.”
Seperti musim lalu, livery ‘Gulf’ akan digunakan tim Trackhouse di beberapa balapan tertentu. “Saya meraih podium sprint pertama saya dengan livery ini, saya menyukai desainnya,” pungkas kakak Adrian Fernandez (Moto3) itu.

Davide Brivio Sebut MotoGP Harus Berubah: Bukan Cuma Balapan, Tapi Hiburan
Pada Juni 2025, Liberty Media secara resmi mengakuisisi saham mayoritas Dorna Sports.…






