Home MotoGP Max Biaggi: Jika Marc Marquez Memenangkan Gelar Dunia ke-10nya Mungkin Prioritasnya akan...

    Max Biaggi: Jika Marc Marquez Memenangkan Gelar Dunia ke-10nya Mungkin Prioritasnya akan Berubah

    Max Biaggi
    Max Biaggi

    RiderTua.com – Halo Bro-Sis pembaca RiderTua di mana pun kalian berada, sebagai brand ambassador Aprilia, Max Biaggi hadir dalam presentasi tim MotoGP musim 2026 di Milan Italia. Ketika dia ditanya, apakah pernah membalap dengan Aprilia di MotoGP? Mantan rider asal Italia itu menjawab, “Tidak, itu tidak pernah terjadi. Saat itu saya sudah fokus pada Honda, lalu Yamaha. Ketika saya menang di kelas 250cc, Aprilia sudah punya motor 500cc tetapi saya sibuk dengan hal-hal lain. Saya pernah mencoba Aprilia beberapa tahun yang lalu, tetapi saya belum mengendarainya lagi dalam 10 tahun terakhir.”

    BTW, Biaggi pernah membukukan rekor top speed dengan motor listrik yang mencapai 470 km/jam, atau angka yang sangat jauh dibandingkan dengan kecepatan rata-rata di MotoGP yang hanya 320 hingga 330 km/jam atau 348 km/jam yang pernah dia capai di Mugello. Namun menurutnya, perbedaan bukan hanya soal angka.

    Max Biaggi: Jika Marc Marquez Memenangkan Gelar Dunia ke-10nya Mungkin Prioritasnya akan Berubah

    Max Biaggi
    Max Biaggi

    Max Biaggi menjelaskan, “Di MotoGP kita bisa mencapai top speed dalam sekejap, tetapi kita harus langsung bersiap menghadapi tikungan berikutnya atau para rival kita. Ketika mengejar rekor top speed, hanya ada kita dan aspal, sesederhana itu. Ketika kita melihat angka speedometer terus naik dan motor mulai tidak stabil, kita seperti berada di dunia yang tidak dikenal. Itu pengalaman yang unik, tetapi saya tidak ingin mengulanginya.”

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Aprilia meraih hasil terbaiknya musim lalu, dengan Marco Bezzecchi berada di peringkat 3 dalam klasemen. Di sisi lain, Marc Marquez kembali ke performa terbaiknya dengan mendominasi musim dan meraih gelar dunia ke-9nya pada 2025.

    Marco Bezzecchi
    Marco Bezzecchi

    Menurut Biaggi, nilai sebuah gelar dunia tidak bergantung pada konteksnya. “Kejuaraan terdiri dari banyak balapan, jadwal, dan komitmen. Jika kita berada di sana, kita ikut bertarung, jika tidak, itu masalah kita. Menurut saya, gelar dunia selalu berharga,” ujarnya.

    Biaggi juga menyinggung dampak cedera, yang sangat penting di MotoGP. “Ini masalah keberuntungan atau terkadang soal kemampuan. Ada yang balapan dengan mengerahkan kemampuan 90-95% dan ada juga yang harus memacu diri hingga 110%. Risiko cedera pun juga menjadi lebih besar,” tegasnya.

    Soal Marc Marquez, Biaggi mengatakan, “Kita harus mencoba menempatkan diri di posisinya. Kariernya luar biasa. Kembali meraih kemenangan setelah sekian lama adalah hal yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sekarang dia bisa saja mengincar gelar dunia ke-10nya. Jika dia meraihnya, mungkin prioritasnya akan berubah atau justru ‘rasa haus’nya masih sama. Sulit untuk mengetahui apa yang dia pikirkan.”

    Marc Marquez
    Marc Marquez

    Terkait livery tim Aprilia MotoGP musim 2026 yang masih dibalut warna hitam seperti dulu dan yang terbaru terpampang gambar kepala singa pada RS-GP, Biaggi mengatakan, “Sangat cocok dengan warna hitam. Hitam kembali menjadi tren dan saya rasa itu warna yang sangat bagus. Saya tidak bisa membayangkan RS-GP dalam warna putih. Hitam dan merah selalu menjadi warna paling agresif dalam sejarah.”

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini