Home MotoGP Jack Miller : Entah Itu Taktik Yamaha atau Bukan, Faktanya Saya Frustrasi...

    Jack Miller : Entah Itu Taktik Yamaha atau Bukan, Faktanya Saya Frustrasi Karena Nyaris Kehilangan Pekerjaan

    Jack Miller
    Jack Miller

    RiderTua.com – Menjelang akhir musim 2024, karir Jack Miller di MotoGP nyaris kelar karena belum juga mendapat tim baru setelah didepak dari KTM. Beruntungnya, di last minute rider asal Australia itu mencapai kesepakatan dengan Yamaha dengan menandatangani kontrak 1 tahun dan bergabung dengan tim satelit mereka yang baru, Pramac.

    Miller kembali menghadapi situasi yang sama pada 2025. Ketika pada bulan Juni Yamaha mengumumkan telah merekrut Toprak Razgatlioglu di tim Pramac untuk musim 2026 dan 2027, masa depan rider berusia 30 tahun kembali berada di ujung tanduk. Hingga 2 bulan ditunggu, Yamaha belum juga membuat keputusan tentang siapa yang akan menjadi rekan setim Toprak. Pada pertengahan Agustus, Miller kehilangan kesabaran. Dia mendesak agar pabrikan Jepang itu segera mengambil keputusan karena dia menginginkan kejelasan tentang masa depannya.

    Jack Miller : Entah Itu Taktik Yamaha atau Bukan, Faktanya Saya Frustrasi Karena Nyaris Kehilangan Pekerjaan

    Jack Miller - Pramac
    Jack Miller – Pramac

    Akhirnya pada 4 September, Yamaha memutuskan untuk mempertahankan Jack Miller dan memilih melepas Miguel Oliveira (tahun depan bergabung ke BMW di Superbike). Upaya Miller untuk ‘menekan’ Yamaha agar segera membuat keputusan, sebenarnya bisa berbalik dan justru akan merugikan dirinya sendiri.

    Miller menjelaskan, “Entah itu taktik atau bukan, faktanya saya nyaris kehilangan pekerjaan. Saya merasa sudah melakukan cukup banyak untuk Yamaha dan saya menunggu keputusan itu. Itu saja! Saya frustrasi dengan situasi ini dan kenyataan bahwa kami sampai pada titik seperti ini. Di sisi lain saya ingin melanjutkan, saya sangat bersemangat dengan proyek ini. Saya percaya pada proyek ini dan ingin terus menjadi bagian darinya. Pada saat yang sama, kita ingin tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.”

    Jack Miller - Miguel Oliveira - Pramac Yamaha
    Jack Miller – Miguel Oliveira – Pramac Yamaha

    Ketika Miller dan Oliveira dikontrak untuk 2025, tuntutan kepada kedua pembalap senior itu sangat jelas yakni harus membantu Yamaha kembali ke performa kuatnya. Jadi ekspektasinya sudah sangat jelas. Untuk musim 2026, Yamaha dikabarkan akan merekrut pembalap muda untuk mendampingi Tooprak. Nama yang kerap dikaitkan dengan Yamaha adalah Diogo Moreira (bergabung dengan tim LCR Honda untuk 2026).

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Mengingat status pengembangan Yamaha saat ini dan mesin V4 yang akan digunakan tahun depan, mem’buang’ kedua pembalap berpengalaman jelas tidak masuk akal. “Itulah yang saya pikirkan. Pengalaman adalah satu hal, kecepatan adalah hal lain. Saya yakin saya membawa kedua kualitas itu ke dalam proyek ini. Tapi saya bukan bagian dari tim manajemen dan saya tidak bertanggung jawab atas keputusan tersebut. Para petinggi yang membuat keputusan itu, kita harus menerimanya,” ujar Miller.

    Toprak Razgatlioglu - Jack Miller - Pramac
    Toprak Razgatlioglu – Jack Miller – Pramac

    Seandainya Miller adalah seorang manajer tim yang berhak membuat keputusan, mana yang akan lebih dipertimbangkan antara pengalaman dan usia muda? “Sulit, karena ini bukan pekerjaan mudah. Ada begitu banyak faktor yang tidak diprediksi. Itulah mengapa, saya tidak menjadi manajer tim. Saya keliling dunia dan melakukan pekerjaan ini, karena saya menikmati balapan motor bukan hanya menontonnya. Ini sangat menegangkan dan saya sering jauh dari teman dan keluarga. Bagi saya. imbalan datang dari membalap bukan dari menonton,” jawab rider berjuluk Thriller Miller itu sambil tertawa.

    Selain itu, Miller dengan sifatnya yang terlalu blak-blakan mungkin tidak cocok untuk jabatan sebagai manajer. “Saya rasa tidak, saya bisa sangat tenang ketika dibutuhkan. Untungnya, sebagai seorang pembalap saya memiliki lebih banyak kebebasan untuk mengekspresikan emosi. Tapi saya sangat paham perusahaan seperti apa yang saya ikuti, saya tahu apa yang boleh dan tidak boleh saya katakan,” tegas suami Ruby Adriana itu.

    Miller hanya menandatangani kontrak 1 tahun, ini artinya dia harus kembali memikirkan masa depannya pada 2026. “Begitulah adanya. Tapi jujur, saya tidak terlalu khawatir. Kita harus selalu bernegosiasi. Jika semuanya berjalan lancar, maka kita harus bernegosiasi untuk mendapatkan gaji yang lebih baik,” ujar Miller sambil tersenyum.

    “Di saat yang sama, tentu saja kita selalu memikirkan hal itu. Tapi jika kita melakukan pekerjaan dengan baik di trek, hasilnya akan berbicara sendiri. Tapi menurutku, dengan proyek baru seperti saat ini terutama setelah Pramac bergabung sebagai tim satelit, Yamaha harus tetap membuka opsi mereka. Jadi saya mengerti sudut pandang manajemen,” pungkas Miller.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini