Home Otomotif Chery Harus Ubah Strategi Berjualan Tiggo 7 Pro Karena Omoda 5?

    Chery Harus Ubah Strategi Berjualan Tiggo 7 Pro Karena Omoda 5?

    Chery Tiggo 7 Pro Motor Indonesia
    Chery Tiggo 7 Pro Motor Indonesia

    RiderTua.com – Chery telah sukses dalam menghadirkan Omoda 5 di Indonesia. Setelah sukses di IIMS 2023, mereka mulai fokus dalam memenuhi pemesanan konsumennya sejauh ini. Namun Chery juga harus memikirkan soal Tiggo 7 Pro yang berpotensi disenggol oleh Omoda 5. Sehingga mereka mungkin akan mengubah strategi dalam menjual model tersebut agar keduanya tidak saling bentrok.

    Baca juga: Chery Bakal Umumkan Harga Asli Omoda 5?
    Daftar Isi

    Chery Tiggo 7 Pro Berpotensi Disenggol Omoda 5

    Kini Chery memiliki tiga mobil yang dijual di Tanah Air, itupun semuanya berupa mobil SUV. Tiggo 7 dan 8 Pro diluncurkan lebih dulu, dan disusul Omoda 5 yang diperkenalkan di IIMS 2023. Nanti Chery akan mengumumkan harga resminya dalam pameran GJAW 2023, dan harganya mungkin bakal berbeda dari harga pre-booking.

    Namun kehadiran Omoda 5 mungkin sudah membuat dua model Tiggo ‘ketar-ketir’, terutama Tiggo 7 Pro. Model ini memang diposisikan di kelas yang hampir setara dengan mobil baru Chery tersebut. Bahkan harga jualnya juga nyaris bersenggolan satu sama lain, walau untuk Omoda 5 bakal diumumkan harga aslinya.

    Chery Omoda 5 Digit News
    (Digit News)

    ‘Kanibalisasi Pasar’

    Tapi jika harga barunya menyenggol Omoda 5, bisa-bisa keduanya bakal saling melakukan ‘kanibalisasi pasar’. Sehingga Chery seharusnya dapat mengubah strategi berjualannya untuk Tiggo 7 Pro. Melihat keadaan tersebut, mereka mulai memperhitungkan di segmen mana model tersebut bakal ditempatkan agar berjauhan dari Omoda 5.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Sebenarnya penjualan dua model Tiggo sejauh ini masih cukup bagus, tapi kehadiran Omoda 5 bakal menganggu penjualan keduanya. Oleh karena itu, keputusan Chery dalam mempertimbangkan segmen yang tepat untuk Tiggo 7 Pro sudah bagus. Sebab penjualannya bisa terus berjalan tanpa ada gangguan dari produk lainnya yang berada di segmen serupa.

    Sebelumnya mereka mempertimbangkan untuk membawa Tiggo 7 versi PHEV (plug-in hybrid) di Indonesia. Dengan begitu, mereka dapat memulai penjualan mobil ramah lingkungannya.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini