Toyota Impor Mesin Kijang Innova Zenix, Kenapa?

RiderTua.com – Toyota Kijang Innova Zenix dipastikan sudah dirakit lokal di Indonesia. Namun diketahui mesinnya, baik mesin konvensional maupun hybrid masih didatangkan dari luar negeri. Mungkin kedengarannya aneh kalau Toyota masih mengimpor mesin mobilnya. Tapi jelas ada alasan tersendiri mengapa mereka melakukan ini.

Baca juga: Toyota Khawatir Krisis Chip Bisa Ganggu Penjualan Innova Zenix?

Toyota Masih Mengimpor Mesin Mobilnya?

Kijang Innova Zenix kini menjadi mobil hybrid pertama di Indonesia yang dirakit lokal oleh Toyota. Jelas karena seluruh lini model hibridanya masih didatangkan dalam bentuk utuh alias CBU (completely built-up). Sehingga mereka tidak perlu khawatir dengan harga jualnya yang lebih mahal dari harga awal akibat tarif impor yang dikenakan.

Walau demikian, Kijang Innova Zenix masih dibanderol dengan harga lumayan mahal, bahkan harga termahalnya bisa tembus Rp 600 jutaan. Rupanya mesinnya masih didatangkan dari luar negeri, tak peduli itu mesin bensin atau hybrid. Toyota mengaku kalau mereka melakukan ini karena pabriknya hanya dapat memproduksi mesin model lamanya.

(MSN)

Harga Lumayan Mahal

Memang Toyota memiliki dua pabrik yang memproduksi mesin mobilnya di Tanah Air. Pabrik pertama menjadi basis produksi mesin NR untuk Avanza-Veloz-Xenia, dan satunya lagi memproduksi mesin TR untuk Fortuner dan Innova lawas. Kedua model ini masih diproduksi untuk kebutuhan pasar ekspor, bahkan dengan kehadiran model generasi terbaru Innova.

Meskipun mesinnya diimpor, tapi TKDN Kijang Innova Zenix masih lumayan tinggi, walau untuk model konvensional sebesar 85 persen dan hybrid 60 persen. Ini terjadi karena teknologi hybrid-nya masih didatangkan dari Jepang, jadi inilah mengapa TKDN-nya lebih sedikit. Sehingga harga jualnya lumayan lebih mahal dari model konvensionalnya.

Tapi Toyota sudah mengusahakan untuk dapat memberikan harga terbaik bagi konsumen. Apalagi Kijang Innova Zenix memiliki sejumlah peningkatan pada tampilan luar dan dalam hingga fiturnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: