Fabio Quartararo: Usai Crash, Saya Menjadi Cepat Marah

Monster Energy Yamaha MotoGP RiderTua.com – Fabio Quartararo bersinar di paruh pertama MotoGP dengan konsistensi dan balapan yang kuat. Rider Yamaha itu kini mengoleksi 172 poin dalam 11 balapan pertama musim 2022. Juara dunia 2021 itu kini memimpin klasemen unggul 21 poin atas runner-up Aleix Espargaro (Aprilia). Musim akan berlanjut lagi mulai 5 hingga 7 Agustus di sirkuit Silverstone-Inggris. Sampai balapan di Assen (sebelum jeda musim panas), pembalap berusia 23 tahun itu selalu mencetak poin. Apakah dampak setelah crash?.. “Ketika saya menang balapan saya menikmati sesi wawancara dengan wartawan. Tapi setelah crash atau di saat-saat buruk, saya menjadi lebih cepat marah (saat di wawancarai),” katanya..

Fabio Quartararo: Usai Crash atau di Saat-saat Buruk Saya Menjadi Cepat Marah

Dalam sebuah wawancara, Fabio Quartararo berbicara tentang beberapa topik yang menjadi topik hangat di MotoGP akhir-akhir ini.  Saat El Diablo ditanya, apakah motor MotoGP saat ini terlalu cepat? “Tidak,” jawabnya.

Bukankah paradoks bahwa motor paling lambat malah berhasil memenangkan gelar dunia? “Ya,” tegas rider asal Prancis itu. Kemudian saat ditanya haruskah aerodinamika tetap menjadi bagian dari MotoGP? “Um… Saya akan mengatakan tidak,” jawabnya.

Fabio juga ditanya tentang bagaimana jika ride height devices harus dihilangkan? “Perangkat ini harus dihilangkan,” katanya. Dan kemudian pembalap Prancis itu ditanya tentang kontrol kualitas dari ban Michelin? “Bagi saya, mereka sangat baik,” katanya, di mana mungkin pembalap takut ‘menghujat’ pemasok ban itu.. 😁

Ducati akan menjadi pemasol motor listrik untuk kejuaraan Motoe, apakah Fabio ingin menguji motor Ducati listrik baru? Fabio menjawab tidak .. Apakah Fabio tahu berapa banyak bensin yang dia gunakan per tahun? “500 liter?” jawabnya tak yakin.

Apakah dia memahami kriteria FIM Steward Panel untuk situasi kritis di lintasan? “Tidak, saya tidak mengerti mereka,” ungkap Fabio. (Catatan: pertanyaan dijawab sebelum dia dihukum di Assen).

Berapa jumpa pers yang disepakati secara kontrak dengannya? “Terlalu banyak… Saya pikir itu ada 20,” jawabnya.

Manakah dari pembalap saat ini yang paling mengesankan Fabio di trek? “Aleix, karena dia punya gaya balap jadul tetapi dia mampu menggerakkan motornya seperti yang dilakukan para pembalap muda saat ini,” ujar rider asal Nice-Prancis itu.

Apakah pers mengganggunya? “Itu tergantung momennya. Ketika saya memenangkan kejuaraan atau ketika saya memenangkan balapan, saya menikmati sesi wawancara. Tapi setelah crash atau di saat-saat buruk, saya masuk ke kondisi di mana saya menjadi lebih cepat marah. Jika saya harus menyimpulkannya, dan saya akan menjawab pertanyaan tersebut dengan tidak,” pungkas rekan setim Franco Morbidelli itu.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page