Luca Marini: Podium? Tergantung Pada Posisi Start Saya

Mooney VR46 Racing Team RiderTua.com – Luca Marini tidak sepenuhnya puas dengan hasil yang ditorehkannya di paruh pertama MotoGP musim 2022. Tidak seperti rekan setimnya Marco Bezzecchi (podium ke-2 di TT Assen), hingga kini ‘Maro’ belum mampu meraih podium di kelas utama. Rider berusia 24 tahun itu mencapai performa terbaiknya di MotoGP dengan finis di posisi ke-5 di Sachsenring. Namun kini Marini tahu apa yang harus dia kerjakan di musim panas untuk bisa naik podium. Setelah melalui beberapa proses adaptasi seperti: fokus pada kecepatan balapan dan melahap lap dengan tangki penuh dan lebih banyak menggunakan ban bekas dalam latihan. Mulai sekarang strateginya diubah untuk area lain yakni berkaitan dengan kualifikasi (mencari posisi start yang bagus)..

Bagaimana penilaian Marini untuk paruh pertama musim ini? “Sedikit kurang bagus dari yang diharapkan. Tapi itu hanya karena kami punya banyak masalah di awal musim. Bukan itu yang saya harapkan,” jawab Putra Mama Stefania itu.

“Sejauh yang saya ketahui, saya senang dengan perkembangan saya dibandingkan tahun lalu. Saya pikir saya telah meningkat dalam semua situasi. Sekarang saatnya untuk terus bekerja di musim panas, terutama yang berkaitan dengan kualifikasi. Karena itu adalah sesuatu di mana saya sangat kuat tahun lalu dan tidak punya masalah. Tapi sekarang saya sangat fokus pada kecepatan balapan dan melahap lap dengan tangki penuh dan lebih banyak menggunakan ban bekas dalam latihan. Saya hanya sedikit mengesampingkan pekerjaan untuk kualifikasi,” imbuh adik Valentino Rossi itu.”

“Saya pikir sekarang adalah saat di mana saya dapat mengatakan, ‘Oke, saya telah meningkat di area itu dan begitu juga dengan motornya, sekarang saatnya untuk kembali bertarung untuk dua baris depan dan setiap kali berada di Q2’,” lanjut pembalap Mooney VR46 Ducati itu.

Setelah liburan termasuk mengadakan pertunangan di Ibiza, Maro ingin meningkatkan performa kualifikasinya di Ranch Tavullia. “Saya pasti akan melakukan sesuatu di musim panas. Dulu, itu bekerja dengan baik untuk saya, tetapi dalam balapan terakhir saya tidak berada di dua baris depan. Jadi saya pasti bisa melakukan sesuatu, sekarang feeling pada motornya sangat bagus. Seperti yang saya katakan, fokusnya adalah pada kecepatan balapan, tetapi sekarang saya telah membuat langkah besar di area itu. Satu-satunya kelemahan adalah kualifikasi, ini bisa dilihat di Sachsenring,” kata Marini.

Sebagai informasi, di GP Jerman Marini start ke-7 dari baris ketiga, kehilangan tempat ketiga sekitar 3,3 detik.

Pembalap asal Italia itu juga memuji performa rekan setimnya Marco Bezzecchi. Seorang rookie yang start dari tempat ke-4 di grid dan berhasil finis ke-2 di TT Belanda. “Bez punya kecepatan yang kuat di Assen, tetapi sebelum itu dia punya kecepatan yang kuat pada beberapa akhir pekan. Tapi kemudian dia start lebih jauh ke belakang dan kemudian akan sulit untuk maju,” ujarnya.

“Sulit untuk menyalip karena setiap pembalap punya kecepatan yang baik, itu hanya tergantung pada posisi start kita. Jika kita bisa start di barisan depan dan punya kecepatan yang baik, kita juga bisa naik podium,” pungkas Luca Marini.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page