Raul Fernandez Takut Membuka Media Sosial?

RiderTua.com – Raul Fernandez mengalami kesulitan di paruh pertama musim dengan Tech3 KTM Factory Racing Team, sementara pasar transfer kini sedang memanas. Pembalap berusia 21 tahun itu harus menunggu hingga GP Catalunya pada awal Juni, untuk mencetak poin pertamanya di kelas MotoGP. Di Sachsenring, dia mencapai hasil terbaiknya dengan finis di tempat ke-12. Namun, di Assen pembalap asal Madrid-Spanyol itu gagal finis karena masalah dengan lengan kanannya. Bagaimana cara Raul agar bisa fokus balapan dan tidak memikirkan kontraknya yang belum pasti?

Raul Fernandez Takut Membuka Media Sosial?

Raul Fernandez memenangkan 8 balapan pada tahun 2021 sebagai rookie Moto2, mengalahkan rekor rookie Marc Marquez dengan 7 kemenangan pada 2011. Meskipun akhirnya dia kalah dalam perebutan gelar dengan hanya selisih 4 poin dari rekan setimnya di Ajo, Remy Gardner. Tapi dia naik ke kelas MotoGP dengan penuh percaya diri.

Pada Februari lalu, rookie KTM Tech3 itu harus mengakhiri tes Mandalika lebih awal setelah crash dengan kecepatan tinggi karena kepalanya terbentur. Pada awal balapan di Eropa, dia hanya menjadi penonton di Portimao dan Jerez karena tangannya cedera di Q1 yang setengah basah di Portugal.

Kakak Adrian Fernandez (Moto3) itu mengatakan, “Paruh pertama musim ini sulit. Saya sering crash yang sebenarnya tidak normal, dan ada momen ketika saya tidak bisa banyak berkembang. Tapi GP Jerman memberiku dorongan. Paruh kedua musim ini bisa menarik. Kami punya waktu untuk meningkat dan itulah tujuannya.”

Namun pada saat yang sama, bursa transfer untuk 2023 ramai dibicarakan selama berminggu-minggu. Masa depan Fernandez hingga saat ini belum ditentukan, meskipun tempat telah dialokasikan untuknya di tim satellit Aprilia milik Razlan Razali.

Raul sendiri tidak mau berkecil hati dengan spekulasi tersebut. “Saya tidak membuka media sosial. Itu kuncinya. Saya tidak membaca apa pun dan fokus pada pekerjaan saya. Saya mencoba yang terbaik dan jujur, sebelum saya memikirkan masa depan saya, saya perlu meningkat. Seperti yang saya katakan, saya pikir saya masih punya waktu. Dan jika saya meningkat, saya juga bisa memikirkan masa depan saya. Memikirkan masa depan sekarang bukanlah hal yang benar,” ungkap Raul.

Jadi bagaimana Raul menghabiskan waktunya? “Saya nonton Netflix dan film. Tapi kami tidak punya banyak waktu luang. Kadang-kadang tidak terlalu bagus ketika terlalu banyak bicara dan kita kehilangan fokus. Itu tidak baik, saya tidak bisa kehilangan fokus pada pekerjaan saya sekarang,” pungkas Raul.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page