Quartararo Balik ke Trek Lagi Setelah Masuk Pit: Perintah Tim!

RiderTua.com – Awalnya Quartararo mencoba kembali balapan setelah insiden ‘serudukan’ tidak sengaja dengan Aleix, tapi setelah beberapa lap dia masuk ke pit. Mengapa dia kemudian kembali balapan lagi? “Saya tidak tahu. Pada dasarnya, saya tertinggal satu putaran dari semua pembalap.. Tim mengirim saya ke trek lagi, mungkin karena akan turun hujan. Itu bukan keputusan saya,” jelas sang pemimpin kejuaraan saat ini.

“Kemudian saya memberikan tekanan lagi. Kami masih memeriksa motornya, tapi saya yakin sensor kontrol traksinya (TC) rusak.. Saya bisa mengendalikan slide pertama (hampir jatuh), tapi ketika slide berikutnya datang, saya tidak punya kesempatan. Saya merasa sudah tidak mampu lagi karena bahu saya sakit,” kata Fabio tentang jatuh yang kedua saat keluar dari tikungan.

Balapan yang Buruk

Sebelum liburan musim panas, Fabio Quartararo ingin meninggalkan jejaknya di sirkuit yang selalu cocok dengan Yamaha. Dia tidak menduga akan menjadi balapan yang buruk. Mulai latihan latihan bebas dan dalam pemanasan dia telah menunjukkan kecepatan yang sangat baik, bahkan lebih baik daripada Pecco Bagnaia. Start adalah hal yang mendasar, untuk segera finis di depan dan mengatur kecepatan, tanpa terjebak kerumunan pembalap dan mengambil risiko ban depan overheat karena berada dibelakang motor lain, yang sering menjadi kelemahan M1. Dan sepertinya Quartararo mampu berada di zoba podium di lap pertama.

Tapi kemudian muncullah hal yang tak terpikirkan: pada tikungan lima manuvernya menyebabkan crash dan membuat lawannya keluar trek, meskipun Aleix mampu melanjutkan balapan, bahkan menyelesaikan balapan di tempat keempat.

Pembalap Prancis itu mencoba kembali ke trek, tetapi motor Yamaha cukup mengalami kerusakan. Setelah kembali ke pit, dia melanjutkan balapan untuk mengambil keuntungan dari jatuhnya beberapa pembalap dan mungkin mendapatkan beberapa poin kejuaraan dunia, tetapi setelah beberapa putaran, dia terlempar dari motornya untungnya tidak terjadi cedera.

“Balapan yang harus dilupakan. Di atas segalanya, saya membuat kesalahan seperti seorang rookie dengan menyerang di tikungan 5 seolah-olah itu adalah lap terakhir. Itu adalah kesalahan yang membuat saya marah, saya memiliki kecepatan untuk menang dan saya membuat kesalahan yang sangat bodoh”.

Kemudian dia menjelaskan apa yang terjadi saat dia jatuh.. “Semuanya terasa sedikit sakit. Airbagnya bahkan tidak berfungsi, tapi untungnya saya baik-baik saja. Sekarang teknisi akan menganalisa, mungkin sensor kontrol traksinya rusak”.

Related Articles

1 COMMENT

  1. Wah Parah sekali keputusan yamaha kali ini.
    Kasian Taro, pasti paling disalahkan kalo crashnya setelah rejoin malah bikin redflag. Mungkin kedepan Dorna bisa mempertimbangkan aturan rejoin setelah crash, karena banyak variabel yg sudah abnormal, entah itu helm, werpak, ataupun dari motornya itu sendiri yg berpotensi membahayakan rider.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page