Jorge Lorenzo: Duel Lawan Rossi dan Marc, Sangat Stress!

RiderTua.com – Jorge Lorenzo kembali mengingat beberapa masa lalu di MotoGP, saat bertarung langsung dengan Valentino Rossi dan Marc Marquez. Jorge Lorenzo mengatakan bahwa “Melawan Valentino Rossi dan Marc Marquez sungguh membuatnya stres”.. Juara dunia 5 kali itu berbicara dalam acara MARCA Sport Weekend yang diadakan di Malaga, mengenang beberapa momen karirnya di MotoGP. Dia sependapat dengan manajemen Dorna, baik dari segi performa maupun keselamatan, dua faktor yang banyak dibicarakan dalam beberapa hari terakhir setelah Repsol Honda memberi ‘warning’.

Namun Jorge lebih suka membahas tantangan dengan rival masa lalunya: Valentino Rossi dan Marc Marquez, pada juara yang terlewatkan saat bersama Ducati. Hingga kemenangan yang banyak diperbincangkan dan menjadi polemik di Valencia tahun 2015.

Jorge Lorenzo: Duel dengan Valentino Rossi dan Marc Marquez… Sangat Stress!”

Jorge Lorenzo
Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo pensiun dari balap motor di penghujung musim MotoGP 2019, “Pada usia 10 tahun saya sudah punya mimpi, karena saya membalap di Jerez atau Valencia. Pada usia 13-14 saya sudah memenangkan Kejuaraan Eropa dan Derbi sudah mulai tertarik pada saya. Tahun demi tahun berlalu, saya terbiasa. Selama bertahun-tahun saya melihatnya lebih sebagai pekerjaan. Pada usia 28-30 saya memutuskan untuk pindah ke Ducati untuk merasa sedikit lebih hidup (tantangan). Sayangnya tidak berjalan sesuai rencana karena keadaan yang berbeda,” katanya.

Selama sesi latihan bebas dia bisa memberi lebih banyak ruang untuk bersenang-senang. “Pada balapan akhir pekan (race) saya tidak bisa salah, jadi saya lebih bersenang-senang dalam sesi latihan. Saya sangat menuntut. Yang saya suka adalah menang. Ketika Anda harus bertarung dengan Valentino Rossi atau Marc Marquez, stresnya sangat besar, tapi kepuasan menangnya wow banget”.

Peristiwa 2015

Jorge Lorenzo meraih gelar MotoGP terakhirnya pada 2015, di penghujung musim yang ditandai dengan konflik, baik di media maupun di lintasan, antara Valentino Rossi dan Marc Marquez. Secara hitungan juara dunia diputuskan pada balapan terakhir di Valencia, di mana saat itu Valentino terpaksa start dari baris terakhir karena penalti yang dijatuhkan padanya setelah kejadian di Sepang.

“Di Valencia, pada tahun 2015 saya melakukan lap terbaik dalam hidup saya dan balapan terbaik di momen terpenting dalam hidup saya,” katanya.

Saat ditanya sirkuit favoritnya, Loerenzo menjawab “Mugello. Saya suka banyak orang, tetapi Mugello memiliki sesuatu yang istimewa. Di sana saya meraih kemenangan pertama saya dengan Ducati, itu memiliki banyak sejarah,” kenang Lorenzo.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page