Fabio Quartararo Dikejutkan Performa Apik Yamaha M1, Ternyata Karena Ini!

RiderTua.com – Setelah 24 lap, Fabio Quartararo berhasil unggul lebih dari 6 detik dari pengejar terdekatnya Jorge Martin (Pramac-Ducati) di Circuit de Barcelona-Catalunya. Dengan kemenangannya itu, pembalap pabrikan Yamaha itu memperbesar keunggulannya di klasemen MotoGP menjadi 22 poin atas Aleix Espargaro (Aprilia) yang menjadi runner-up. Rider asal Nice-Prancis itu mendominasi balapan di Spanyol. Meski begitu, ternyata dia juga terkejut bahwa ‘kelemahan’ M1 hampir tidak terlihat, pembalap berusia 23 tahun itu tak henti memuji performa apik motor Yamaha M1-nya di GP Catalan, apakah insinyur Yamaha sudah menemukan rahasia-nya?. Atau karena lay-out sirkuit yang menutupi kelemahan Yamaha.. Menarik, berikut penjelasan Quartararo..
(Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..! baca: terms-of-service-Copyright)

Fabio Quartararo Dikejutkan dengan Performa Motornya

Begitukah cara Fabio Quartararo memenangkan gelar dunia, meski terkadang ada masalah besar pada motor? “Ya, itu jalan yang benar. Kita bisa memperebutkan gelar dengan hasil yang konsisten di puncak. Namun, tidak akan mudah untuk mencapai hasil ini di masa depan. Lawan saya sangat-sangat kuat. Saya tidak bisa memenangkan Mugello, meskipun saya bisa saja sedikit lebih cepat. Kami terlalu banyak kalah dalam hal akselerasi dan top speed,” tegas El Diablo.

Trek Lurusnya Menurun (Membantu Yamaha)

Mengapa M1 bekerja dengan sangat baik di Barcelona? Kurangnya top speed tidak sebesar di balapan sebelumnya? “Di Barcelona, saya memperkirakan top speed yang jauh lebih rendah, tetapi lintasan lurusnya downhill/menurun. Motor benar-benar tidak terasa buruk. Kami harus lebih konsisten, tapi tentu saja sulit karena saya selalu berada di limit. Sekarang kami berada dalam situasi yang sama dengan tahun lalu, tetapi saya sedikit percaya diri pada motor. Setiap kali di atas motor, saya mengalami kemajuan,” jawab rekan setim Franco Morbidelli itu.

“Ada banyak tikungan di sirkuit Barcelona yang membutuhkan pengereman bagus… Banyak tekanan di ban depan, terutama di tikungan 1 di mana semua beban ada di depan. Dibandingkan dengan pembalap lain, saya menghabiskan banyak waktu di area ini. Khusus tikungan 1, 4, 5 dan 10 sangat bagus untuk kami,” imbuh pembalap berusia 23 tahun itu memuji performa Yamaha M1-nya.

Tidakkah Quartararo khawatir akan merusak ban di beberapa lap pertama saat dia berada di depan lintasan? “Saya ingin berada di depan sejak awal. Rencana saya adalah memacu motor untuk 5 lap pertama dan kemudian melihat seperti apa nantinya. Kemudian saya memperhatikan bahwa performa ban belakang saya masih bagus, jadi balapan berjalan sesuai rencana saya,” pungkas rider Yamaha itu. (Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..! baca: terms-of-service-Copyright)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page