Jadi Selama Ini Benar: Marc Marquez ‘Membalap dengan Satu Tangan’?

RiderTua.com – Selama 1,5 tahun terakhir, Marc Marquez mengalami gangguan yang signifikan saat membalap karena humerus yang belum tumbuh sempurna dan bahu yang tidak stabil. Meski begitu, rider berusia 29 tahun itu masih mampu memenangkan balapan pada 2021 yakni di Sachsenring, Texas dan Misano pada akhir Oktober. Untuk diketahui, operasi yang akan dilakukan adalah untuk meningkatkan rotasi humerus, pergerakan lengan, dan untuk memperbaiki stabilitas di bahu… Apakah itu artinya ibarat Marc Marquez selama ini “Membalap dengan Satu Tangan”?..

Setelah finis ke-10 di Mugello, untuk pertama kalinya Marc mengaku bahwa cedera itu menghambat kehidupannya sehari-hari. “Efek setelah patah lengan atas sangat mempengaruhi saya. Saya adalah salah satu pembalap yang selalu berlatih di antara balapan. Trek off road, motorcross, supermoto, motor jalanan, sepeda balap, sepeda gunung dan segala sesuatu yang memiliki dua roda,” ungkap pembalap berjuluk Baby Alien itu.

“Kehidupan pribadi saya juga telah berubah sejak crash di Jerez. Selesai balapan, saya harus santai dan istirahat selama 2 atau 3 hari. Tidak ada yang bisa saya lakukan selain itu. Paling banyak hanya bersepeda statis di dalam ruangan. Setelah itu saya mulai berlatih lagi. Saya juga melakukan fisioterapi, dan semua ini tidak akan berhasil tanpa minum obat penghilang rasa sakit,” lanjutnya.

“Itulah mengapa saya berkata kepada orang-orang di sekitar saya dan kepada dokter saya, ‘dalam kondisi ini, saya hanya membalap paling lama 1 atau 2 tahun’. Karena saya terlalu menderita secara fisik, dan itu tidak menyenangkan. Dan dari sisi mental, juga merupakan tantangan. Tapi sekarang saya berharap operasi ini akan mengubah hidup saya. 2 tahun terakhir bukanlah hal yang menyenangkan,” keluh ‘Baby Alien‘ sebelum kembali menjalani istirahat ‘paksa’ keempat dalam 22 bulan terakhir.

Masa Depan Karir Balap Marc Marquez Tergantung Pada Hasil Operasi

Usai GP Mugello, Marc Marquez akan menjalani operasi lengan atas keempatnya yang akan dilakukan di Mayo Clinic di Rochester Minnesota, AS. Rider Repsol Honda MotoGP itu menggambarkan operasinya sebagai kesempatan terakhirnya. Jika operasi yang dilakukan oleh dokter spesialis terkenal di dunia itu gagal menstabilkan bahu kanannya, Marc mengatakan kemungkinannya dia tidak bisa balapan lagi. Sejauh ini, kapan Marc akan comeback pasca operasi masih belum bisa ditentukan.

Karena masa depan karir balapnya tergantung pada operasi ini (digaji sekitar 20 juta euro/Rp 312 miliar per tahun), Marc Marquez tidak ingin berspekulasi tentang tanggal comebacknya dia ke lintasan balap. Kemungkinan besar, dia tidak akan comeback sampai bulan September atau Oktober.

Masa Penyembuhan

Marc Marquez mengatakan, “Saya akan melakukan seluruh rehabilitasi di Madrid Spanyol, kami masih harus merencanakannya dengan matang. Kami masih harus berdiskusi dengan dokter, bagaimana konsolidasi humerus akan dipantau pasca operasi. Tim medis saya Dr. Samuel Antuna dan Dr. Angel Cotorro dari Hospital Ruber Internacional di Madrid kemungkinan besar juga akan berperan. Dia punya hubungan yang sangat baik dengan para dokter di Mayo Clinic.”

“Kemudian saya bertanya kepada para dokter di Amerika, apakah mereka yakin akan keberhasilan operasi tersebut. Mereka menjawab ‘ya’. Tetapi ketika saya bertanya kapan saya bisa balapan lagi, mereka berkata, ‘Jika itu kekhawatiran terbesar kamu, tidak usah operasi tetaplah di rumah!'” imbuh kakak Alex Marquez (LCR) itu.

 

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page