Marc Marquez: Berharap Turun Hujan Pada Sabtu dan Minggu

RiderTua.com – Tim Repsol-Honda kembali bemuram durja. Karena dua pembalapnya Pol Espargaro dan Marc Marquez hanya menempati urutan ke-10 dan ke-12, kalah 0,727 dan 0,767 detik di belakang pembalap tercepat Aleix Espargaro (Aprilia). Terpampang nyata, pabrikan asal Jepang itu masih berkutat dengan masalah yang tak kunjung menemui solusi. Mengingat masalah yang dihadapinya, apakah Marc Marquez berharap turun hujan hari Sabtu dan Minggu? “Melihat hasil hari ini (Jumat), saya harus mengatakan saya lebih suka 2 hari mendatang dalam kondisi basah. Tapi kalau tetap kering juga tidak akan mengubah ‘hidup’ kita. Apapun kondisinya, kita akan memberikan yang maksimal,” ujar pembalap berusia 29 tahun itu tak bersemangat.

Marc Marquez: Berharap Turun Hujan Pada Sabtu dan Minggu

Peringkat 6 atau posisi terakhir dalam klasemen konstruktor setelah 7 balapan adalah titik terendah bagi Honda. Dan tidak ada part baru yang datang dari Jepang, bahkan jika Marc Marquez terus dengan slogan ketekunan dan berharap untuk catatan waktu yang lebih baik.

Joan Mir pun juga tidak akan bisa menyelesaikan masalah ini, jika dia menggantikan Pol Espargaro setelah tahun ini di Repsol Honda. Pasalnya, Jorge Lorenzo juga gagal total pada tahun 2019 setelah memenangi tiga balapan bersama Ducati pada 2018. Alex Marquez, Takaaki Nagagami, dan Pol Espargaro juga tak bisa mengubah arah. Honda hanya meraih satu podium di Qatar pada 2022 berkat Pol Espargaro yang finis ke-3.

Marc mencoba mengambil sesuatu yang positif dari hasil latihan bebas hari Jumat. Mengomentari posisi ke-12 nya, Marc mengatakan, “Itu tidak terlalu buruk. Di FP1 saya mengalami banyak masalah. Tapi kemudian saya mencoba untuk mengarahkan racing line yang lebih baik dan memahami di mana limit kami. Di FP2 saya mengambil langkah maju karena saya lebih banyak nge-push dan lebih banyak mengambil risiko. Besok kita harus mengambil langkah maju. Namun terlepas dari semua upaya kami, kami masih jauh dari puncak. Kami kehilangan banyak waktu saat berbelok, dan saya mengalami kesulitan untuk benar-benar memaksimalkan potensi kami di trek ini. Tapi kita akan lihat. Balapan berlangsung dua hari lagi, keadaan bisa berubah.”

Marquez juga menyinggung cuaca yang sangat lembab dengan suhu di atas 30 derajat selama 2 hari. Untuk hari Jumat, badai petir pada jam 19.00 dan juga untuk hari Sabtu. Pada hari Minggu diperkirakan hujan dan berangin sepanjang hari.

Marc menjelaskan, “Saya jelas tidak merasa lebih kuat di sini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Saya hanya menang sekali di sini sejak 2013. Saya selalu kesulitan di sini, tahun ini bahkan lebih sulit dari biasanya. Sekarang motor kami lebih stabil di beberapa tikungan, tapi di tempat lain kami kalah lebih dari biasanya.”

“Kami bekerja ke arah yang berbeda pada hari Jumat karena kami perlu mengeksplorasi arah yang tepat ke depannya. Kami perlu meningkatkan performa kami. Pada hari Sabtu kami harus meningkatkan keseimbangan motor secara signifikan,” pungkas Juara dunia MotoGP 6 kali itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page