Brad Binder: Sayap-sayap Patah, Kumis Dicukur Sebelah, Walah..

RiderTua.com – Brad Binder adalah salah satu pembalap MotoGP yang paling konsisten saat ini di KTM. Rider Red Bull KTM itu hanya 2 kali gagal mencetak poin dalam 25 balapan terakhir di seluruh musim yakni di GP Jerez pada 2021 dan Portugal 2022. Di mana dia crash dalam balapan saat berada di posisi yang menjanjikan. Setelah finis ke-8 di GP Le Mans, pembalap asal Afrika Selatan itu mengungkapkan bagaimana motornya berperilaku dengan ‘sayap patah’ atau tanpa winglet kiri. Meskipun kumis sebelah ‘dicukur habis’ oleh mantan rider KTM juga yakni Johann Zarco, Brad attack mampu menyelesaikan balapan di posisi ke-8.. Bagaimana sensasi ngebut dengan satu sayap?

“Brad attack” Binder menyelesaikan kejuaraan MotoGP 2020 di peringkat kesebelas dan di peringkat keenam tahun 2021. Setelah tujuh dari 21 balapan pada 2022, dia berada di posisi kedelapan dalam kejuaraan dunia. Namun, finis kedelapan pembalap Afrika Selatan berusia 26 tahun di GP Le Mans layak mendapat tepuk tangan khusus, karena Juara Dunia Moto3 2016 itu bertabrakan dengan mantan rekan setimnya di KTM Johann Zarco di lap pertama dan hasilnya: sayap kiri motornya dicukur habis.

Bahkan penonton bisa membayangkan bahwa ini menciptakan ketidakseimbangan aerodinamika motor, tetapi itu tidak menghentikan Brad Binder untuk tetap melaju di Sirkuit Bugatti yang menantang di depan rekan setimnya Miguel Oliveira dengan tiga lap tersisa.

Setelah 27 lap balapan, Binder menggambarkan handling KTM RC16 miliknya dengan perbandingan yang cukup bisa dipahami. “Rasanya seperti mengambil keranjang belanja yang salah di supermarket dan terus mencoba untuk melaju ke arah yang berlawanan,” kata Brad…

Related Articles

2 COMMENTS

Leave a Reply to Budin Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page