Bos MotoGP, Suzuki Tak Tertolong Lagi?

RiderTua.com – Carmelo Ezpeleta berbicara tentang perpisahan Suzuki dengan MotoGP. Sanksi ekonomi sedang dalam perjalanan untuk perusahaan Jepang itu karena keputusan sepihak, menurutnya “Tidak ada solusi untuk Suzuki”…  Selama akhir pekan Le Mans, perpisahan Suzuki dengan kejuaraan MotoGP akan berlangsung, memliki dampak dan efek domino bagi pembalap dan tim di paddock. Dimulai dengan akan ditempatkan di mana dua pembalap Joan Mir dan Alex Rins musim depan. Bos Dorna, Carmelo Ezpeleta, pertama kali membahas topik tersebut dalam wawancara dengan Nico Abad, dan kemungkinannya pengumuman resminya hari ini. Dia juga berbicara tentang kontroversi tekanan ban yang menurutnya ‘omong kosong’…

Hingga saat ini, masih belum ada rilis resmi dari Direksi maupun dari staf tim Suzuki Ecstar. Mungkin beberapa informasi akan diberikan pada kesempatan GP Prancis, di mana pertanyaan tentang masalah ini tidak dapat dihindari dan tidak mungkin dihindari. Dorna telah memulai kontak dengan markas Hamamatsu… “Kami sedang berbicara dengan mereka.. Pasti press releasenya akan keluar besok (hari ini),” kata Ezpeleta dari Madrid..

Keluarnya tidak akan mudah karena perusahaan Jepang akan dipaksa untuk membayar denda ekonomi karena tidak menghormati perjanjian yang sudah diteken dengan MotoGP hingga 2026. Tidak ada langkah mundur.. “Saya tidak berpikir ada solusi, kami juga tidak berkepentingan bagi siapa pun untuk melakukannya dalam kondisi tertentu. Kami memiliki banyak permintaan, tentu saja, yang harus kami lakukan sekarang adalah melakukannya dengan tenang”.

Masalah Tekanan Ban yang kontroversial

Bos Dorna juga mengomentari kontroversi yang ditulis oleh jurnalis Inggris Mat Oxley, yang menurutnya Pecco Bagnaia akan menang di Jerez secara tidak biasa. Batas tekanan ban minimum berfluktuasi karena kurangnya keunikan dalam pengukuran (sensor), situasi yang harus diperbaiki oleh MotoGP musim berikutnya dengan sensor yang sama untuk semua pabrikan. “Ini omong kosong,” kata Ezpeleta singkat, yang memilih untuk tidak memperkeruh suasana.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives