Enea Bastianini: Trek Portimao Rumit Tapi Lebih Mudah dengan GP21

RiderTua.com – Setelah merayakan kemenangan MotoGP keduanya di Austin, Enea Bastianini datang ke Portugal dengan suasana hati yang sangat baik. Selain itu dia juga merasa percaya diri dengan motornya, untuk menaklukkan lintasan bak rollercoaster Portimao. Rider Gresini-Ducati itu mengatakan bahwa trek Portimao rumit tapi lebih mudah dengan GP21 yang ditungganginya (dibandingkan GP19 dulu). Menjelang GP Portugal 2022, Bestia adalah pemimpin klasemen saat ini dan unggul 5 poin dari pembalap Suzuki, Alex Rins. Pada tahun rookienya di kelas utama, dia dua kali finis di tempat ke-9 di balapan ganda Portimao 2021.

Dan pada 2020, dia merayakan gelar dunia Moto2 di Algarve. “Ya, saya memiliki kenangan indah tentang trek ini dan saya ingin terus seperti ini,” ujar rider berusia 24 tahun itu sambil tersenyum. Kita lihat apakah Bestia mampu menjaga keunggulannya secara konsisten..

Enea Bastianini: Trek Portimao Rumit Tapi Lebih Mudah dengan GP21

Mengenai trek GP Portugal sepanjang 4,6 km ini, Bastianini mengatakan, “Ini trek yang sangat bagus, teknis yang berbeda dari yang lain. Kami datang dari balapan yang fantastis di Austin, di mana kami cukup cepat sejak sesi latihan. Setelah itu kami menang dengan selisih tipis, itu emosional. Di Portugal, kami memulai lagi dengan basis kami, yang tampaknya cukup berhasil di trek manapun.”

Meski begitu, rider asal Italia itu tak mau jumawa. “Pasti akan sulit karena treknya rumit. Saya ingat betul bahwa tahun lalu dengan GP19, saya bermasalah dengan stabilitas, tetapi motor ini seharusnya bisa mengatasinya sedikit lebih baik. Saya pikir semuanya akan lebih mudah dengan GP21,” ungkap rekan Fabio de Giannantonio itu.

Pembalap Gresini itu melampaui rekan-rekan satu mereknya yang berperingkat lebih tinggi di GP22 baru di 4 seri pertama, dengan hanya menunggangi Desmosedici dari tahun lalu. Akankah dia sekarang mendapatkan dukungan tambahan dari Ducati? “Mari kita lihat, kita tidak tahu apakah ada sesuatu yang akan datang ke sini,” jawabnya.

“Bahkan jika kita bisa mengulanginya, akan selalu ada di 5 tempat teratas. Mari kita lihat apakah targetnya berubah selama akhir pekan, apakah kami cepat atau jika kami memiliki lebih banyak masalah. Saya masih ingin berada di 5 besar,” kata Bestia.

Suhu di sirkuit Algarve mencapai 15 derajat, dingin dan berawan pada hari Kamis. Hujan diperkirakan akan turun pada hari Jumat, dan juga diperkirakan akan terjadi hembusan angin. “Ya, bisa hujan. Maka saya akan mendapatkan beberapa pengalaman tambahan,” pungkas pemimpin klasemen itu. Menurut pernyataannya sendiri, dia masih melihat celah untuk perbaikan di lintasan basah di tahun kedua MotoGP-nya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives