Marquez dan Quartararo Menolak Perangkat di Motor MotoGP, Pecco Tak Masalah

RiderTua.com – Marquez dan Quartararo menolak perangkat Ride Height Adjuster di motor MotoGP, sementara Pecco tak masalah.. Ducati menjadi pelopor pertama yang menggunakan perangkat Ride Height Adjuster, yang kemudian diadopsi oleh semua pabrikan. Pada tes pra-musim, Ducati kembali membuat gebrakan dengan perangkat baru Front Ride Height Device yang dipasang di bagian depan motor. Hal ini menimbulkan perdebatan dan pertanyaan, apakah perangkat itu bagus? Perangkat baru ini juga menjadi topik pembicaraan di antara para pembalap. Bahkan Marc Marquez secara terang-terangan dan tegas menolak serta mendukung larangan terhadap perangkat semacam itu. Jelas akan ada dua kubu yang pro dan kontra kedepan..

Marquez dan Quartararo Menolak Perangkat di Motor MotoGP, Pecco Tak Masalah

Ketika Ducati muncul dengan Front Ride Height Device untuk tes pra-musim, lima pabrikan lainnya tidak terlalu senang akan hal itu. Bahkan pabrikan asal Borgo Panigale ini menggunakan perangkat ini pada 2022.

Faktanya adalah, ada pro dan kontra di antara pembalap. Bahkan pembalap Aprilia, Aleix Espargaro menghubungkannya dengan masalah keamanan.

Sementara itu, Juara Dunia Fabio Quartararo mengatakan, “Ini mulai menjadi terlalu berat bagi saya. Pada 2019, yang harus kita lakukan sebelum ‘lepas landas’ adalah menekan tombol ‘Launch control’ dan go! Sekarang kita harus memeriksa terlalu banyak hal. Ya, pada akhirnya kita mendapatkan sesuatu dari itu. Tapi tetap saja, itu terlalu berlebihan bagi saya.”

Pembalap pabrikan Ducati, Pecco Bagnaia secara singkat membantah, “Menurut saya, itu hanya tombol yang harus saya tekan, jadi itu juga tidak masalah bagi saya.”

Joan Mir sebagai rider Suzuki berkata, “Saya sependapat dengan Fabio. Ini menjadi terlalu berlebihan. Kami semakin cepat di trek lurus, dengan cepat kami mencapai 370 km/jam. Di sisi lain tata letak trek tidak berubah. Ini juga lebih sulit untuk membuat perbedaan dalam hal kecepatan dan akselerasi. Jika kita menggunakan perangkat ini, tentu saja semuanya jauh lebih mudah. Tapi menurut saya, itu mungkin bukan yang terbaik untuk keselamatan.”

“Ketika kita berada di starting grid, kita pasti akan memiliki lebih banyak hal yang harus dilakukan. Itu selalu penting bagi saya untuk tidak mengacaukan bagian ini.. Kenyataannya adalah setiap pembalap memilikinya. Dan saya pikir mereka akan tetap menunggukannya. Setiap pabrikan harus melakukan yang terbaik,” kata Brad Binder dari pabrikan KTM Red Bull..

Marquez

Marquez Tegas Menolak

Rider Repsol Honda Marc Marquez dengan tegas mengatakan, “Dari sudut pandang saya, itu adalah sesuatu yang harus kita hapus di masa depan. Saya mengatakan itu ketika saya comeback dari cedera tahun lalu. Dan saya pikir kita harus berdiri bersama sebagai pembalap. Sebagai produsen, mereka selalu menginginkan lebih, lebih dan lebih.”

“Dengan perangkat holeshot, kami semakin cepat tapi prosedur start semakin sulit. Itu tidak menambah apa pun pada balapan. Oke, itu prototipe, tapi motor jalanan tidak membutuhkan Launch control. Kami mencoba menambahkan zona run-off yang lebih besar, tapi sekarang kami mencapai titik pengereman lebih cepat . Itu tidak masuk akal untuk masa depan,” tegasnya.

Rider Aprilia Maverick Vinales, tentu saja dapat memanfaatkan perangkat Ride Height tersebut. “Saya pikir perangkat ini jauh lebih aman saat berakselerasi. Di beberapa tikungan, misalnya tikungan terakhir di Austin, di mana kita berakselerasi dari nol dan dinding perimeter sangat dekat, roda depan memiliki lebih banyak kontak tanah dengan perangkat. Sekarang sudah terlalu jauh, ada terlalu banyak hal. Tapi saya masih berpikir, setidaknya perangkat belakang untuk start dan berakselerasi membuatnya jauh lebih aman,” ujar rider asal Spanyol itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives