Enea Bastianini: Ban Medium Saya Lebih Kuat di Akhir Balapan

RiderTua.com – Enea Bastianini: ‘Pilihan ban medium saya lebih kuat di akhir balapan.. Dalam balapan’.. Bastianini tahu bahwa pilihan bannya pada akhirnya akan memberinya keuntungan. Usai balapan, dengan sumringah dia mengatakan, “Awalnya tidak mudah, karena Pol Espargaro benar-benar kuat bertahan di depan (ban soft). Tapi saya tahu, ban belakang medium saya adalah pilihan terbaik di beberapa lap terakhir. Saya bisa tancap gas, menebus defisit dan akhirnya berhasil meraih kemenangan,” ujarnya..

Sebelum balapan di Qatar dimulai, Enea Bastianini tahu bahwa dia punya peluang bagus untuk mendapatkan hasil maksimal di balapan perdana musim ini. Pembalap Gresini Ducati itu start kedua dari barisan depan dan dalam sesi pemanasan dia meyakinkan dirinya sendiri bahwa ban belakang medium adalah pilihan yang tepat. Setelah kemenangannya di Qatar, Bestia menatap musim 2022 dengan percaya diri. Pembalap berusia 24 tahun itu telah menetapkan target yang ambisius, tetapi dia juga tahu bahwa tidak akan mudah untuk mencapainya.

Enea Bastianini: Ban Medium Saya Lebih Kuat di Akhir Balapan

Fakta bahwa jarak dengan pembalap pabrikan Honda itu hanya 2 detik, tidak membuat pembalap asal Italia itu kecewa. “Saya percaya diri, tapi kita tidak pernah tahu. Pol luar biasa dan Brad Binder juga menunjukkan balapan yang sangat bagus. Honda, KTM dan Suzuki berhasil membuat kemajuan yang sangat bagus selama tes pra-musim dan karena daya saing power sangat tinggi, setiap detail penting,” imbuh Bastianini.

Saat ditanya tentang emosinya selama lap terakhir balapan, Bastianini yang menitikkan air mata bahagia bersama timnya setelah melewati garis finis itu mengungkapkan, “Itu adalah salah satu lap terpanjang dalam hidup saya. Rasanya mirip dengan Portimao ketika saya memenangkan Kejuaraan Dunia Moto2. Itu tidak mudah karena Brad sudah dekat dan saya tidak ingin mengambil terlalu banyak risiko.”

Kemenangan balapan pertama di kelas MotoGP memberikan tambahan kepercayaan diri menghadapi sisa musim. Pemimpin klasemen itu menjelaskan, “Tentu saja saya tidak tahu, apakah kami bisa cepat di trek mana pun kami berada. Tetapi saat ini kami memiliki motor yang bagus dengan banyak potensi. Kami cepat di Jerez dan Mandalika, saya juga berhasil membukukan rekor lap di Malaysia. Saya akan mencoba untuk naik podium di setiap balapan. Tapi itu pasti akan sulit di waktu-waktu tertentu. Kita lihat saja bagaimana kelanjutannya.”

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives