Marc Marquez: Motornya Lebih Besar!

RiderTua.com – Marc Marquez menggambarkan tentang RC213V 2022, “Motornya menjadi lebih besar, sejauh ini saya tidak merasa nyaman dengannya saat berburu catatan waktu”.. Selama 3 musim berturut-turut Marc Marquez diganggu cedera. Dimulai sebelum gelaran musim 2019, rider berusia 29 tahun itu menjalani operasi pada bahu kiri. 1 tahun kemudian gantian lengan kanannya yang dioperasi sampai 3 kali dan 2 kali transplantasi tulang yang memaksanya absen selama hampir 1 musim lebih. Dan pada Oktober 2021, dia kembali menderita diplopia (penglihatan ganda). “Jika hasil kerja tidak memenangkan gelar selama 2 tahun, sudah waktunya melakukan perubahan besar. Motor terbaru memiliki potensi,” ujar Marc yakin.

Marc Marquez: Motornya Lebih Besar

Honda membangun kembali RC213V untuk tahun 2022. Seberapa sulit bagi Marc Marquez untuk membiasakan diri dengan motor baru setelah absen di tes Jerez pada bulan November lalu? Rider asal Spanyol itu menjawab, “Sejauh ini, saya belum cukup berhasil beradaptasi. Tapi kami hanya menjalani tes selama 2 hari di Sepang dan 2 hari di Mandalika. Memang benar, semua pembalap Honda lainnya pernah mengendarai motor ini di Jerez. Jadi mereka sudah terlebih dulu bisa menyesuaikan motor untuk gaya balap mereka.”

Lebih Besar Dibanding yang Lama…

Kakak Alex Marquez menambahkan, “Motornya menjadi lebih besar, sejauh ini saya tidak merasa nyaman dengannya saat berburu waktu. Saya seorang pembalap yang masih bisa melakukan satu lap cepat dengan motor ini. Tapi saya tahu, kita harus memahami motor untuk satu musim penuh. Kita perlu tahu cara membangunnya kembali. Kami membuat kemajuan di Malaysia. Namun di Indonesia kemajuannya belum sebesar yang kita perkirakan. Mungkin kami membuat beberapa kesalahan strategis dalam balapan, ketika harus mengeluarkan yang terbaik dari motor. Tapi saya yakin bahwa potensinya ada di sana.”

Saat Marc ditanya, apakah dia kecewa karena Honda telah mengambil pendekatan yang berbeda untuk pengembangan kali ini? Dengan tegas dia menjawab, “Tidak, saya tidak kecewa. Bahkan, saya berterima kasih kepada Honda karena telah melakukan upaya besar.”

Juara dunia 8 kali itu melanjutkan, “Tetapi saya memberi tahu teknisi Honda bahwa, saya ingin memulai di Sepang dengan motor 2021 saya dan kemudian beralih. Setelah lap pertama dengan Honda 2022, saya langsung mengerti bahwa ada banyak potensi di sini. Sekarang kami harus memanfaatkan ini. Saya senang Honda bekerja sangat keras untuk membuat motor kami lebih kompetitif. Mereka memperhitungkan komentar semua pembalap saat membuat motor ini.”

“Jika sebuah pabrikan tidak memiliki pembalap yang bertarung untuk meraih gelar Kejuaraan Dunia MotoGP, kita harus melakukan sesuatu yang dramatis dengan motor baru. Selama kita terus menang, tidak ada perubahan drastis yang akan dicoba. Sekarang saatnya untuk ‘perubahan besar’. Saya pikir kami memiliki motor yang sangat bagus. Tapi pertama-tama kita harus memahami bagaimana perilakunya di trek balap yang berbeda. Segalanya berjalan baik bagi saya di Malaysia.”

“Tahun lalu ‘single hot lap’ adalah kelemahan saya. Sekarang kita akan segera melihat apakah ada ‘booming’ dan saya akan berada di garis depan. Saya bersemangat,” pungkas Marc Marquez.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives