Suzuki: Kontrak Mir dan Rins Tidak Akan Diputuskan Sebelum Musim Panas

RiderTua.com – Suzuki: Kontrak Mir dan Rins tidak akan diputuskan sebelum musim panas (Juni–Agustus)… Menjelang musim 2022 yang akan segera dimulai, Suzuki mengungkapkan nama manajer tim barunya. Setelah Davide Brivio pergi ke F1, dan setelah satu musim tanpa sosok manajer tim di dalam garasi, akhirnya diputuskan bahwa Livio Suppo akan bertanggung jawab menjalankan peran itu. Sekarang, Suzuki akan fokus untuk balapan di Qatar sesiap mungkin dan segera memperbarui kontrak dengan dua pembalapnya, Alex Rins dan Joan Mir.

Suzuki: Kontrak Mir dan Rins Tidak Akan Diputuskan Sebelum Musim Panas

Usai tes pra-musim, Shinichi Sahara selaku direktur proyek MotoGP Suzuki mengatakan, “Pembalap dan saya bertukar informasi secara teratur. Sebelumnya, Davide Brivio biasa merundingkan kontrak secara langsung dengan pembalap. Dalam kasus saya, fokus utama saya untuk memberikan pembalap motor yang kompetitif. Target utama kami adalah bertarung untuk kembali merebut gelar kejuaraan lagi.”

“Saya belum menetapkan tenggat waktu. Kami berbicara satu sama lain secara teratur, tetapi ini bukan waktunya untuk membuat keputusan. Saya juga berpikir itu tidak akan diputuskan sebelum musim panas ini,” imbuhnya.

Soal kontrak, bos asal Jepang itu memastikan filosofi yang dipegang Suzuki hingga saat ini tetap dipertahankan. “Belum ada yang diperbaiki. Namun, saya pikir sejauh ini kami akan mempertahankan kerangka yang telah kami miliki dalam hal kontrak. Artinya, komitmen untuk jangka waktu 2 tahun. Tapi kita bisa meninjaunya selama negosiasi. Prinsipnya, kami ingin bertahan dengan kontrak 2 tahun,” katanya.

Suzuki tetap konservatif dalam pengembangan motornya. Sahara juga berbicara tentang perangkat holeshot yang telah diuji oleh Suzuki dan yang ingin direvolusi oleh Ducati.  “Sistem kami hanya berfungsi saat start. Sebenarnya, kami tidak merencanakan evolusinya untuk tahun ini. Saya tahu bahwa pabrikan lain mencoba menggunakannya selama tes. Jika berhasil, kita harus mengujinya. Hal ini juga menuntut kita untuk memiliki anggaran lebih untuk dapat mengembangkan perangkat ini. Namun, saya tidak tahu apakah ini cara yang tepat untuk mendapatkan kecepatan lebih di trek lurus,” katanya.

Dalam hal ini, Suzuki tidak mencari revolusi, tetapi untuk maju dengan langkah pasti dalam pengembangan motor. “Sejauh yang kami ketahui, kami tetap cukup konservatif untuk maju dengan aman di berbagai area seperti akselerasi dan pengereman tanpa mengurangi kekuatan kami. Ini adalah cara kami. Kami berharap ini akan cukup untuk menghadapi rival kami,” jelas Sahara.

Sebuah pekerjaan di mana tim satelit bisa sangat membantu, meskipun tampaknya kita masih harus menunggu untuk melihat Suzuki punya tim satelit. “Saya tidak pernah ragu memiliki tim satelit. Saya pikir itu akan sangat positif bagi kami, tetapi keputusannya sangat tergantung pada kebijakan perusahaan induk,” ungkap Sahara.

“Tapi jelas saya melihat banyak keuntungan memiliki tim satelit, bisa meluncurkan pembalap muda, mengumpulkan lebih banyak informasi, memiliki lebih banyak peluang untuk mencetak poin. Tapi itu bukan keputusan yang tergantung pada kami, dan kami juga punya untuk menemukan tim yang memenuhi kebutuhan dan harapan kita. Tapi kebanyakan sudah ditandatangani oleh pabrikan lain, jadi kita harus bersabar,” lanjut Sahara.

Tes pra-musim sangat positif untuk Suzuki dan mereka sangat puas dengan hasilnya Tidak sia-sia, mayoritas pembalap menunjukkan bahwa mereka telah mengambil langkah maju. “Saya sangat optimis dengan hasil tes ini, karena kami telah melihat kemajuan yang signifikan. Tapi kita tahu pasti bahwa terlalu dini untuk bersukacita. Kemajuan telah difokuskan terutama pada hal baru seperti sasis, serta kekuatan mesin. Yang sangat positif adalah arah yang diambil untuk pengembangan motor sudah tepat, sehingga mendorong kami untuk melangkah lebih jauh di titik ini,” katanya.

Masalah Kualifikasi

Terakhir, Sahara juga mengomentari strategi baru untuk sesi kualifikasi. Dimana bagian ini merupakan salah satu kelemahan Suzuki. “Kami akan menguji strategi baru di kualifikasi, yang sudah kami terapkan dalam dua balapan terakhir di Portimao dan Valencia. Saat itu kami sudah melihat peningkatan, tapi tidak sesederhana itu, karena kita juga harus melihat apa yang bisa dilakukan dari sudut pandang pembalap dan motor,” ujar Sahara.

“Memang benar bahwa begitu kami menemukan diri kami dengan beberapa pembalap di grid depan, kami menemukan diri kami dalam posisi sulit untuk mengatur catatan waktu yang baik. Saya pikir untuk mengatur waktu yang lebih baik kita hanya harus keluar di trek lebih awal. Kedengarannya seperti solusi sederhana, tapi ternyata efektif,” pungkasnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives