Jenny Anderson Insinyur Data Marquez: Tak Membayangkan Bisa Bekerja di Tim MotoGP

RiderTua.com – Jenny Anderson insinyur data Marc Marquez: Tak membayangkan bisa bekerja di tim MotoGP… Dalam rangka ‘International Day of Women and Girls in Science’, Box Repsol ingin berbagi video di akun YouTube dengan kisah Jenny Anderson. Anderson adalah seorang insinyur data untuk Marc Marquez di tim Repsol Honda, dan salah satu dari sedikit wanita di paddock MotoGP. Melalui video ini, HRC berharap dapat mendorong gadis-gadis lain untuk mengikuti jejak Anderson dan tertarik pada sains.

Jenny Anderson Insinyur Data Marc Marquez: Tak Membayangkan Bisa Bekerja di Tim MotoGP

Jenny Anderson mengatakan bahwa ketertarikannya terhadap teknik dimulai ketika dia masih sangat muda. “Ayah saya adalah seorang insinyur, dan dia memiliki bengkel di rumah kami. Ketika saya masih kecil saya suka melihat-lihat dan ke dalam kotak peralatan atau dalam rak. Jadi itu benar-benar berasal dari dia. Dan kemudian, kami biasa berkumpul pada hari Minggu untuk menonton balapan sebagai sebuah keluarga,” ujar jenny.

“Saya ingat pada Minggu pagi dia biasa bangun dan pergi ke garasi untuk menyalakan mesin mobil. Kami bisa mendengar dari jauh dan itu menjadi persaingan antara saya dan dua saudara laki-laki saya untuk melihat siapa yang pertama turun, memakai sepatu, jaket dan akhirnya duduk di kursi penumpang dan pergi untuk mengendarai mobil bersama ayah.”

Anderson mengaku tak pernah membayangkan bisa bergabung dengan tim seperti Repsol Honda, di antara para elite balap motor. “Saya pikir ketika saya masih muda dan saya mulai berkompetisi, saya masih berusia 8 tahun, ada banyak perbedaan antara apa yang kami lakukan dan menonton MotoGP dan Formula 1 di televisi. Itu adalah dunia yang berbeda. Seorang gadis 8 tahun tidak akan pernah membayangkan berada di dunia ini. Saya merasa sangat beruntung berada di sini, bekerja di level ini, bekerja dengan Marc, bekerja dengan Repsol Honda,” imbuhnya.

Terakhir, Anderson mendorong dan memberikan nasihat kepada gadis-gadis yang tertarik pada sains. “Saya pikir jika kita memiliki kekhawatiran, kita suka bertanya dan menemukan jawabannya, jika kita memiliki hasrat untuk belajar. Maka saya pikir kita dapat menikmati karir di bidang sains atau teknik seperti saya. Saya pikir hal yang paling penting untuk diingat adalah bahwa, menjadi seorang gadis tidak membatasi kemampuan maupun potensi kita dengan cara apapun untuk melakukan hal-hal besar,” pungkasnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives