Dovizioso: Quartararo Sangat Reaktif Itu yang Membuatnya Kuat 

RiderTua.com – Dovizioso: Quartararo sangat reaktif itu yang membuatnya kuat… Andrea Dovizioso menyelesaikan tes Mandalika akhir pekan lalu dengan menempati posisi ke-19 0,830 detik di belakang Pol Espargaro (Repsol Honda) pada timesheets gabungan. “Saya senang telah meningkatkan feeling saya, itu jauh lebih baik ketimbang di Malaysia. Tetapi banyak pembalap sangat kompetitif. Jadi saya tidak begitu senang dengan situasi saya karena saya ingin sedikit lebih cepat,” ujar rider WithU Yamaha RNF itu. Kemudian Dovi menjelaskan apa yang membuat Fabio Quartararo tampil lebih baik dan mengungkapkan siapa yang paling membuatnya terkesan dalam tes musim dingin (pramusim) MotoGP.

Dovizioso: Quartararo Sangat Reaktif Itu yang Membuatnya Kuat

Dovizioso berhasil membuat kemajuan besar dalam fase pengereman. “Butuh waktu, tetapi sekarang saya terkadang mengerem lebih baik ketimbang Fabio dan dia mengerem dengan sangat baik. Tapi saya kehilangan terlalu banyak di area lain,” imbuh rider berusia 35 tahun itu.

Jadi apa yang dilakukan Fabio Quartararo sehingga lebih baik saat menunggangi M1? “Perubahan arah, Fabio sangat bagus dalam hal itu. Dia sangat reaktif dan karena itu dapat meningkatkan kecepatan sebelum mengubah arah dan mempersiapkan motor lebih baik untuk keluar dari tikungan. Dia membuat perubahan arah dengan teknik dan posisi di atas motor yang efektif,” tegas Dovi.

“Fabio sangat bagus dalam menggunakan motor dan menempatkannya di posisi di mana kita memiliki kecepatan lebih di tengah tikungan. Tapi lebih dari di tengah tikungan, ini tentang membawa kecepatan ini bersama kita ke titik pengereman berikutnya. Saya harus mengusahakannya, karena aspek ini tidak hanya memengaruhi lap tercepat, tetapi terutama kecepatan,” jelas runner-up MotoGP tiga kali itu, yang akan memulai musim penuh pertamanya di Tim MotoGP WithU Yamaha RNF.

Berkenaan dengan balapan, rider asal Italia itu menyatakan, “Tes tidak memungkinkan kami untuk terlalu memahami situasi lawan, terutama ketika kita menguji di trek yang sangat panas. Itu tergantung bagaimana kita menggunakan ban, ketika kita mencoba hal-hal tertentu.”

Meski demikian, pemenang GP 15 kali itu memberikan penilaian dengan berhati-hati, “Saya tidak tahu apakah itu ada hubungannya dengan trek di Mandalika, tetapi Marc Marquez dan Pol Espargaro sangat kuat, tidak hanya dalam hal kecepatan murni, tetapi juga dalam hal kecepatan. Pembalap Ducati secara konsisten cepat, tetapi potensinya tidak jelas untuk semua pembalap.”

“Dan Suzuki, Rins membuat kesan yang sangat kuat. Tetapi ini adalah tes, kita dapat memahami hal-hal tertentu, tetapi tidak semuanya. Tapi dalam pabrikan kita, ya…jika kita tahu apa yang diuji oleh pembalap Yamaha dan bagaimana mereka menggunakan ban, dan jika kita mengenal pembalapnya, maka kita dapat membentuk opini yang jelas. Namun, jika kita melewatkan detail ini, kita mungkin memiliki gagasan bahwa tidak selalu benar,” pungkas rekan setim Darryn Binder itu.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives