Jack Miller: Mandalika Mirip Argentina

RiderTua.com – Jack Miller: Mandalika mirip Argentina… “Lintasan ini sedikit mengingatkan saya pada Las Termas di Argentina, terutama karena tikungan terakhir,” katanya.. Pada tes pramusim MotoGP 2022 hari pertama, lintasan Mandalika sempat dilapisi lumpur setelah diguyur hujan deras pada malam hari. Dan di pagi hari langsung dilakukan pembersihan secara menyeluruh sebelum para bintang MotoGP benar-benar terbiasa dengan lintasan. Jack Miller melahap 72 lap dan menyelesaikan hari pertama di posisi ke-6, kalah 0,648 detik di belakang Pol Espargaro yang mencatat waktu terbaik dengan Honda-nya. Sebagai pembalap terbaik Ducati, rider asal Australia itu menggambarkan kondisi sulit trek Mandalika sebagai hal yang ‘sangat berguna’.

Jack Miller: Mandalika Mirip Argentina

Pada sore hari, Jack Miller mengatakan, “Kotoran bukanlah keuntungan. Ketika kami keluar dari pit di pagi hari, treknya tidak buruk setidaknya untuk tiga atau empat lap pertama. Kemudian ketika mulai kering, rasanya seperti kami berjalan di atas lapisan lumpur. Kami mengalami slip dari satu tikungan ke tikungan berikutnya dan itu sangat tidak menyenangkan.”

“Satu-satunya hal yang logis adalah membersihkan trek dengan melakukan lap sebanyak mungkin. Sore hari trek terasa cukup bagus. Tapi kita harus menunggu dan melihat bagaimana keadaannya pada hari Sabtu.”

Terlepas dari kondisi trek yang buruk, Miller memiliki banyak pelajaran yang berguna hari itu. “Kami bisa langsung mendapatkan mood untuk trek, motornya terasa sangat bagus. Kami harus melakukan beberapa penyesuaian, karena tentu saja lintasannya sangat berbeda dengan Sepang,” imbuhnya.

“Fokusnya adalah pada elektronik dan saya pikir kami telah banyak berkembang di area itu, bahkan jika secara logis kami memiliki grip yang relatif kecil. Sangat menarik untuk melihat bagaimana engine brake dan torsi berperilaku dalam kondisi ini. Kami akan menemukan kondisi serupa di Qatar karena selalu ada banyak pasir, debu, dan angin di sana. Kami bisa mengambil banyak dari pengalaman di sana,” ujar pembalap Ducati Lenovo itu yakin.

Miller melanjutkan, “Lintasan ini sedikit mengingatkan saya pada Las Termas di Argentina, terutama karena tikungan terakhir. Di sini kita harus sangat berhati-hati untuk tidak membiarkan terlalu melebar dan memberi kesempatan pembalap lain menyalip. Saya sangat menikmati treknya, karakternya hebat dan saya sangat menikmati hari pertama. Trek ini memiliki segalanya, bagian cepat dan beberapa area yang sangat teknis membuatnya menarik. Saya sangat menantikan datang ke sini untuk balapan.”

Area trek mana yang paling dinikmati pembalap berjuluk Thriller Miller itu? “Seiring dengan kondisi yang terus membaik, secara signifikan kami juga menjadi lebih cepat. Di pagi hari kita tidak bisa menggunakan trek, itu terlalu berbahaya, tetapi kemudian beberapa tikungan diambil dengan sangat cepat. Terutama tikungan yang kami ambil di gigi keempat atau kelima, sangat menyenangkan. Dan saya pikir di situlah kita dapat membuat perbedaan dengan yang lain. Tikungan 7 hampir buta dan kita harus melintasinya dengan sempurna untuk mencapai puncak di tikungan 8,” jawab pembalap yang kerap disapa JackAss itu.

Lombok dianggap sebagai surga liburan, cuacanya sangat hangat, tetapi beberapa pembalap pasti lebih suka beberapa derajat lebih rendah. “Cuacanya sangat panas. Meski terasa lebih hangat di Malaysia. Suhu di sini lebih tinggi, tetapi kelembapannya tidak terlalu tinggi. Bagi saya ini tidak seburuk yang kita kira. Tata letak yang dikombinasikan dengan panas bisa sedikit lebih menekan ban,” pungkas rekan setim Pecco Bagnaia itu.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives