Quartararo Kecewa dan Pasrah: Yamaha Terlalu Lemah!

RiderTua.com – Quartararo kecewa Yamaha terlalu lemah, dia pasrah, “Tidak ada gunanya terus-menerus membicarakannya. Kami harus beradaptasi dengan situasi,” katanya… Pembalap pabrikan Yamaha itu tampak sangat kecewa dengan perkembangan M1 saat ini. Karena rider asal Prancis itu mengharapkan power mesin yang jauh lebih besar. Pada tes MotoGP hari pertama (Sabtu) di Sepang, Yamaha berakhir dengan menempatkan hanya satu motor di 10 besar. Fabio Quartararo berada di urutan ke-6, sementara Franco Morbidelli, Andrea Dovizioso dan rookie MotoGP Darryn Binder masing-masing hanya berhasil menempati urutan ke-21, 23 dan 25. Yamaha gagal menyuntikkan lebih banyak power ke M1.

“Motornya sangat mirip dengan motor tahun lalu,” ujarnya.. Melihat performa motornya di tes Sepang, Fabio Quartararo harus menempatkan dirinya di ‘zona merah’ dalam mempertahankan gelar dunianya. Ketakutannya adalah Ducati akan melanjutkan tren positifnya akhir tahun lalu (paruh kedua) bahkan bisa jadi meningkat tahun ini..

Quartararo Kecewa dan Pasrah: Yamaha Terlalu Lemah!

Quartararo melahap 57 lap dari sirkuit sepanjang 5,5 kilometer yang berlokasi di dekat Kuala Lumpur pada tes hari Sabtu. Pembalap berusia 22 tahun itu mencatatkan waktu terbaik 1:59.002 menit. Juara dunia 2021 itu kalah 0,631 detik dari catatan waktu terbaik yang dicetak oleh pembalap Aprilia Aleix Espargaro.

Dalam sebuah wawancara dengan pers, dia tampak kecewa karena Yamaha gagal menyuntikkan lebih banyak power ke M1. “Motornya sangat mirip dengan motor tahun lalu. Awalnya saya sangat puas karena top speed saya yang sangat tinggi. Sayangnya, saya mengerem dengan baik setelah pengukuran kecepatan (top speed), sehingga nilai speed lawan juga akan lebih tinggi. Kami masih memiliki banyak hal yang harus dilakukan, tetapi kami senang dengan speed kita,” ujar Fabio Quartararo.

Quartararo melanjutkan, “Sebelum berburu catatan waktu di sore hari, saya melakukan long run dengan ban medium dan saya telah melibas 26 lap. Jadi tidak mudah untuk beralih ke ban soft dan memperbaiki semuanya. Kami akan merencanakan waktu yang cukup untuk mengejar waktu pada hari Minggu.”

Saat pembalap berjuluk El Diablo itu ditanya, apa yang masih harus diperbaiki Yamaha dan area mana yang masih perlu dilakukan perbaikan? “Secara keseluruhan saya perlu meningkatkan gaya balap saya, karena setelah 3 bulan kecepatan menikung saya tidak cukup baik dan itu biasanya itu merupakan area terkuat dari motor. Saya perlu bekerja pada diri sendiri, itulah fokus yang harus saya lakukan pada hari Minggu. Kemudian kami masih memiliki beberapa hal kecil dalam rencana tes kami. Saat ini tidak ada perbedaan besar pada motor 2021,” jawabnya.

“Tentu saja saya berharap mesin akan memiliki power lebih, tapi kami tidak bisa begitu saja menciptakan mesin baru. Kami harus fokus pada kecepatan kami dan tidak terlalu memikirkannya,” kata Quartararo yang top speednya saat diukur mencapai 332,3 km/jam, kalah 5 km/jam dari Marc Marquez (Honda) dan Jack Miller (Ducati) .

Pembalap Monster Yamaha itu akhirnya menjelaskan, “Tentu saja lebih baik memiliki lebih banyak power, tetapi jika kita tidak memiliki power, tidak ada gunanya terus-menerus membicarakannya. Kami harus beradaptasi dengan situasi.”

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives