Kenapa Tes Sepang Sangat Penting?

RiderTua.com – Pada tahun 2020, Tim KTM Tech3 berhasil memenangkan balapan di Spielberg dan Portimao dengan Miguel Oliveira. Di tahun 2022, tim balap asal Prancis ini ingin kembali menjadi pusat perhatian dengan Juara Dunia Moto2 Remy Gardner dan runner-up Moto2 Raul Fernandez). Sekarang tim milik Herve Poncharal itu lebih erat berkerja sama dengan pabrik KTM di semua bidang ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Fabiano Sterlacchini (mantan teknisi Ducati) ditunjuk sebagai Kepala Teknologi MotoGP yang baru di KTM. Dia akan didukung Esteban Garcia (kepala kru Maverick Vinales di Yamaha) yang berperan sebagai Koordinator Teknis akan menjadi penghubung antara Tech3 dan KTM Factory Racing di Munderfing. Sebagai orang Spanyol, dia dapat dengan mudah berkomunikasi dengan kedua rookie MotoGP tersebut, karena sejak usia 13 tahun Remy sudah tinggal di Barcelona, ​​​​dan bahasa Spanyol menjadi bahasa ibu keduanya. Lalu kenapa Tes Sepang sangat penting bagi KTM?

Bos Tech3: Tes Sepang Sangat Penting

Bos tim berusia 64 tahun itu mengatakan, “Sekarang kami memiliki motor yang identik dengan motor Miguel dan Brad di tim Red Bull. Kami memiliki basic yang sangat baik untuk tes pertama. Banyak suku cadang baru datang ke balapan tahun lalu, tetapi seringkali tidak ada waktu untuk menguji dan mengevaluasi materi ini secara memadai di balapan.”

Poncharal: Pedrosa Kecil Tapi Jika Ada yang Salah Dia Teriak Lantang

“Sekarang kami akan mencari tahu di mana kekuatan dan kelemahan kami. Setelah kami menetapkan itu, Fabiano benar-benar dapat mulai bekerja untuk kami dengan seluruh tim teknisnya. Jika kita mendapatkan bagian pengembangan baru yang banyak, kita hanya perlu waktu untuk mengujinya dengan benar. Jadi, tes di Sepang dan kemudian di Mandalika akan menjadi sangat penting.”

Dulu, skuad KTM sering memutuskan untuk tidak menguji bagian baru pada latihan bebas hari Jumat sebelum balapan. Tetapi ketika hasilnya tidak sesuai dengan ekspektasi, rencana itu kemudian dibatalkan. Karena penghapusan hak konsesi, kita kehilangan banyak waktu untuk melakukan tes pribadi dengan pembalap reguler tahun lalu.

Bos asal Prancis itu menambahkan, “Sekarang Fabiano Sterlacchini memberi perintah. Saya sangat terkejut dengan suasana hati yang saya alami, saat saya tinggal selama seminggu di Munderfing pada bulan Januari. Semua orang tersenyum. Suasananya sangat bersahabat. Pit Beirer dalam suasana hati yang lebih baik dan lebih percaya diri yang sudah lama belum pernah dia alami. Kita bisa merasakan bahwa dia mempercayai Fabiano 100 persen.”

Sangat Penting..

Poncharal melanjutkan, “Saya setuju dengan Pit Beirer, ketika dia mengatakan kami ingin menguji suku cadang baru sesegera mungkin. Karena kami ingin feedback dari para rider, apakah mereka lebih baik atau tidak. Tetapi jika kita menguji materi dengan cepat di latihan bebas pada hari Jumat, terkadang kita tidak mendapatkan kesan yang tepat. Terkadang suku cadang harus diuji pada trek kedua, dan pembalap di harus merasa siap untuk menyelesaikan tes. Selama musim, para pembalap lebih fokus pada catatan waktu di balapan akhir pekan. Itu sebabnya saya pikir tes selama 5 hari mulai Senin di Sepang sangat penting.”

“Selain rookie Remy dan Raul, KTM juga akan menerjunkan tes rider Dani Pedrosa dan Mika Kallio selama 3 hari tes shakedown Senin hingga Rabu. Untuk Remy, kami tidak tahu bagaimana kondisinya setelah menjalani operasi tangan pada 18 Maret. Cedera ini terasa sakit saat membalap. Idealnya dua rookie kami tidak memiliki tekanan pada 3 hari pertama. Mereka seharusnya melibas lap sebanyak mungkin, dan mereka akan berada di bawah pengawasan yang lebih sedikit ketimbang tes IRTA akhir pekan depan atau di balapan.”

“Setelah Sepang kita akan memiliki gambaran yang lebih jelas tentang apa yang kita butuhkan. Fabiano akan hadir di Sepang. Tentu saja, media akan menyoroti. Tapi kita harus cukup kuat untuk menganggap tes ini sebagai persiapan. Setelah itu kita lanjut menggeber motor mulai dari jam 11.00 sampai jam 13.00 di Mandalika. Kemudian kami mendapat umpan balik dari dua trek balap yang berbeda. Dan tujuan kami adalah untuk mendapatkan hasil maksimal dari dua tes ini,” pungkas Poncharal.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives