Bagaimana Jika Martin Tetap di KTM?

RiderTua.com – KTM memang memiliki pembalap unggulan, namun mereka belum mampu memberikan motor yang kompetitif. Meskipun begitu kita harus angkat topi, karena KTM adalah tim termuda di MotoGP ( ikut balapan penuh mulai 2017). Untuk kasus jebolan KTM asal Spanyol, Jorge Martin bagaimana jika dia tetap di KTM sekarang? Pertama mungkin gelar pendatang baru terbaik (Rookie of The Year 2021) akan jatuh ke tangan Enea Bastianini. Kedua mungkin dia tidak lebih baik dari dua pembalap pabrikan KTM melihat nasib Petrucci dan Iker Lecuona yang berada di urutan buncit (peringkat 20 dan 21 dunia). ‘Martinator’ mengatakan bahwa Ducati memberi motor yang luar biasa untuknya..

“Fakta bahwa saya berhasil memimpin selama 21 lap di Qatar juga membantu saya meraih kemenangan di Spielberg. Kemenangan MotoGP pertama sangat luar biasa, karena itu juga yang pertama dalam sejarah untuk Pramac-Ducati,” kenang Jorge Martin, yang meraih 4 pole position pada 2021 dan peringkat 5 dalam ‘BMW Best Qualifier Award’.

Sebagai rookie di kelas MotoGP, sejak awal Martin menunjukkan rasa hormat, karena dia berasal dari kelas kecil dengan hasil yang sangat baik. Dia juga menemukan resep yang sangat baik untuk mencegah rasa ‘takut’ melawan pembalap top di kelas utama.

Rider asal Madrid itu mengungkapkan, “Pertama, saat membalap saya fokus pada pekerjaan saya, dasbor dan di setiap sektor individu. Jadi saya lebih banyak bersaing dengan diri sendiri ketimbang dengan pembalap lain.”

“Dan pada akhirnya, pembalap MotoGP lainnya sama, kita semua sama. Saya tahu sebagian besar pembalap juga dari Rookies Cup, lalu kami bertarung satu sama lain di Moto3, kemudian di 2019 dan 2020 di Moto2. Kami semua tumbuh bersama. Tentu, ada Marquez dan Rossi tahun lalu. Mereka adalah pembalap hebat, levelnya sangat tinggi, tetapi saya memulai dengan level yang bagus.”

Jorge Martin melontarkan pujian untuk Ducati. “Ducati memberi saya motor yang luar biasa. Dan saya ingin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini pada tahun 2022, dengan performa yang lebih konsisten,” imbuhnya.

Martin adalah pembalap pertama dalam sejarah balap yang menjadi pemenang GP dengan Desmosedici di tim satelit. “Ya, saya membalap di tim satelitnya, tetapi saya adalah pembalap pabrikan Ducati. Saya senang dengan tim Pramac dan puas dengan pekerjaan yang mereka lakukan,” pungkas rekan setim Johann Zarco itu.

Jika di KTM mungkin dia akan seperti Brad Binder atau Oliveira sekarang?

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives