Dulu Marc Minta Top Speed Dikurangi, Kini Pol Minta Power Tandingi Ducati!

RiderTua.com – Pertengahan Juni 2021 lalu saat Marc ‘comeback’ dari cedera, dia melihat top speed motor tahun lalu lebih dari 360 km/jam dan dengan penggunaan holeshot untuk MotoGP membuat Marc Marquez tak lagi merasa aman sebagai pembalap kategori 1000cc. Saat itu Marc berujar,” Jika motor terus meningkat kecepatannya seperti ini, pada titik tertentu semua zona run-off (area safety-penyelamatan saat melebar dari trek) akan terasa terlalu kecil,” katanya. Namun Pol kini meminta tenaga motor naik agar bejaban dengan Ducati..

Honda adalah motor yang lincah, namun masih kurang dalam hal power. Sementara permintaan semua pembalap HRC untuk mendapatakan grip ban belakang sedang dalam pengerjaan dan yang tampak adalah komponen pendukungnya telah dibenamkan pada prototipe 2022 dalam paket ‘radikal’ yaitu perubahan titik berat motor. Espargaro mengingatkan bahwa motor Honda membutuhkan lebih banyak power juga untuk menandingi Ducati. “Ducati sangat kuat di trek lurus,” kata Pol..

“Apa yang kami minta, grip adalah sesuatu yang penting bagi kami semua, tetapi kami juga telah melihat dalam beberapa tahun terakhir Ducati sangat kuat di trek lurus,” tambahnya.

“Ini (power) adalah kunci untuk menyalip dan kunci untuk bertarung dalam balapan. Jadi, kami bisa menjalani musim yang baik tahun ini (dengan power lebih baik), lebih banyak pembalap Ducati yang akan berada di grid, jadi itu berarti kami harus lebih cepat di trek lurus untuk mencoba bertarung dengan mereka untuk mendapatkan posisi kembali atau bahkan untuk bertahan dari mereka.”

“Semuanya penting, semuanya adalah masalah (yang harus diselesaikan). Cara kerjanya sudah bagus tapi kami harus tetap tenang.”

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives