Jadi Raja MotoGP Sejati, Quartararo dan Pecco, Harus Lolos Uji Duel dengan Marquez

RiderTua.com – Ada beberapa pendapat atau opini netizen yang mengatakan gelar ‘serasa’ tidak valid jika Marc absen, atau bahkan bertarung saat Marquez belum fit 100%. Hingga penggemarnya menganalogikan Marc “Bertarung dengan Satu Tangan”. Kali ini sebuah media Italia menulis dengan judul yang sedikit menggelitik bahwa: Quartararo dan Bagnaia, mereka baru meyakinkan jika sudah lulus ‘Tes Marquez’… Benar bahwa juara bertahan adalah Quartararo dan menurut hukum tidak tertulis dia akan menjadi orang yang harus dikalahkan, tetapi dengan Marc di trek, segalanya berubah.. Dia adalah penguasa dan Raja MotoGP dalam beberapa tahun terakhir.. Kecepatan, kecerdikan, strategi, adalah semua kualitas yang ada pada Marc dan untuk untuk menjadi ‘Raja MotoGP Sejati’ harus mengalahkannya saat dia 100%.. Benar begitu? silakan berpendapat…gratis !

Marc Marquez menyelesaikan 65 lima lap di Portimao untuk memastikan bahwa masalah mata tidak menjadi penghalang dan untuk dapat memulai lagi musim ini, dan bisa bergabung pada tes pra musim.

Sejak crash di Jerez pada tahun 2020, banyak hal telah berubah di MotoGP dan banyak pembalap muda bermunculan. Setelah Lorenzo, Valentino dan Crutchlow pensiun, Dovizioso mengambil cuti panjang dan kemudian comeback, sementara pembalap baru dan muda berdatangan. Perubahan generasi diperlihatkan oleh gelar dunia yang diraih Mir dan Quartararo, sementara disekitarnya ada pembalap kuat lain seperti Morbidelli dan Bagnaia, ada lagi Martin, Bastianini, Oliveira, Brad Binder, sementara menunggu unjuk kemampuan Fernandez, Gardner, Bezzecchi dan Di Giannantonio, para rookie tahun ini.

Hukum alam menyebutkan bahwa yang muda akan mengalahkan yang tua. Quartararo harus berhadapan dengan Marc pada 2019, dan selalu dikalahkan. Tahun itu, bagaimanapun, Fabio hanya pemula dan dengan motor tim satelit, kini pembalap Prancis itu telah berkembang pesat dan lebih matang. Akan menarik jika bia duel langsung dengan Marc yang 100% di trek..

Satu-satunya pembalap generasi baru yang pernah dule langsung dengan Marquez dan menang adalah Bagnaia. Di Aragon Pecco mengerti betapa berbahayanya Marc (bisa nekat) meskipun cedera, tetapi pada kesempatan itu dia bisa menjinakkannya.

Bagi semua orang, bertarung dengan Marquez akan menjadi ujian yang belum pernah terjadi sebelumnya dan sangat penting. Juga benar bahwa nomor 1 ada di motor Quartararo dan menurut hukum tidak tertulis dia akan menjadi orang yang harus dikalahkan, tetapi dengan Marc di trek, segalanya berubah.. Dia adalah penguasa dan Raja MotoGP dalam beberapa tahun terakhir.. Kecepatan, kecerdikan, strategi, adalah semua kualitas yang ada pada Marc dan untuk untuk menjadi ‘Raja MotoGP Sejati’ harus mengalahkannya saat di 100%..

Semua pembalap jelas penasaran ingin mengalahkan Marquez dan dia ingin membuktikan bahwa bisa bertarung secara adil. Kondisi fisiknya harus sempurna dan Honda akhirnya memberinya motor yang tidak terlalu rumit, yang dengannya dia tidak dipaksa untuk terus-menerus melampaui batas atau mencari limit (sering crash).
(Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!)

Related Articles

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: