Petrucci: Dua Tahun dengan Motor yang Salah

RiderTua.com – Setelah merayakan kemenangan etape pada hari Kamis, Danilo Petrucci mengalami crash pada hari Jumat dan lengan kiri atasnya terluka dan harus dijahit. Pembalap Tech3-KTM itu menyelesaikan etape ke-7 reli Dakar di posisi ke-30. Pembalap berusia 31 tahun itu kalah 27 menit dari pemenang hari itu. Namun pembalap berusia 31 tahun itu ingin melakukan segalanya untuk menyelesaikan reli yang akan berakhir pada 14 Januari setelah melibas 8.375 km di Jeddah. Di sisi lain, Petrucci menyayangkan tidak lagi mendapat kontrak MotoGP dengan KTM. Dia berbicara tentang kegagalannya dan mengaku bahwa dia menunggangi motor yang salah selama 2 tahun (motor Ducati versi 2020 dan motor KTM versi 2021)..

Petrucci: Dua Tahun dengan Motor yang Salah

Petrucci berpikir, karena dengan 8 podium pada tahun 2020 dan hak istimewa sebagai tim konsesi hilang, KTM tidak lagi dapat berkembang dengan pesat dan terus-menerus membawa suku cadang baru ke trek seperti yang terjadi pada 2017 hingga 2020.

KTM Tidak Meningkat

Sementara tim pabrikan KTM mendapat beberapa penyempurnaan termasuk dengan bahan bakar baru.. Petrux menjelaskan untuk timnya lambat meningkat, “Akibatnya, sepanjang tahun motor tidak banyak berubah untuk saya dan Iker. Hanya ada pembaruan sasis kecil ini di GP Jerman. Tapi kami tidak mendapatkan apa pun yang benar-benar mengubah motor. Pada awal musim 2020, kami diberi prospek situasi yang berbeda. Namun, saya melakukan semua yang saya bisa untuk melakukannya dengan baik.”

“Saya membawa semua informasi dan pengalaman saya dari masa lalu. Pada titik tertentu saya berkata kepada Pit Beirer, ‘Jika Anda harus memilih antara Iker dan saya, Anda sebaiknya melanjutkan dengan Iker. Jika Anda tidak mengubah motor dan pendekatan, saya tidak berguna untuk Anda’. Jelas bagi saya bahwa, mereka tidak bisa hanya mendengarkan salah satu dari 4 pembalap yang juga tidak memberikan hasil yang mereka inginkan.”

“Pada musim panas menjadi jelas bahwa KTM punya rencana lain. Dan fakta bahwa tim Tech3 akan merekrut Remy dan Raul. Itu membuatku sedikit sedih. Karena kini ada dua orang baru di KTM yakni ‘Head of Technology’ Fabiano Sterlacchini dan ‘Team Manager’ Francesco Guidotti. Ini adalah orang-orang terbaik yang pernah saya temui di paddock GP dan saya pernah bekerja dengan mereka,” kata Petrucci.

“Entah bagaimana, saya tidak bisa menghilangkan perasaan bahwa saya berada di tim yang salah di Ducati dan KTM selama 2 tahun terakhir di waktu yang salah. Saya telah membuat kesalahan. Ketika saya melihat ke belakang, saya seharusnya melakukannya dengan cara yang berbeda,” ujar Danilo sambil tersenyum.

Ducati versi 2020 Tidak Kompetitif

“Pada tahun 2020, Ducati tidak terlalu kompetitif, setidaknya tidak untuk saya. Tetapi pada tahun 2021 mereka memenangkan sebagian besar balapan. Pada tahun 2020, yang terjadi adalah kebalikannya. KTM adalah motor terbaik di lintasan pada tahun 2020, tapi sayangnya itu tidak lagi terjadi pada tahun 2021. Jadi saya berada di tempat yang salah untuk 2 tahun. Sekarang saya sangat menyesal tidak bisa melanjutkan dengan KTM di MotoGP. Karena saya pasti akan senang, bekerja lagi dengan Sterlacchini dan Guidotti,” ungkapnya.

Tapi Petrucci telah membuktikan dirinya di KTM selama beberapa bulan terakhir, sebagai seorang pembalap untuk semua musim dan kelas.

Mungkin sekarang akan ada tawaran KTM untuk Kejuaraan Dunia Motocross setelah Juara Dunia 9 kali Tony Cairoli pensiun? Petrucci menjawab pertanyaan ini hanya dengan tertawa.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives